DIARE adalah sebuah penyakit di mana penderita mengalami rangsangan buang air besar yang terus-menerus dan tinja atau feses yang masih memiliki kandungan air berlebihan. Kondisi ini dapat merupakan gejala dari luka, penyakit, alergi (fructose, lactose), penyakit dari makanan atau kelebihan vitamin C dan biasanya disertai sakit perut, dan sering kali eneg dan muntah.
Ada beberapa kondisi lain yang melibatkan tapi tidak semua gejala diare, dan definisi resmi medis dari diare adalah defekasi yang melebihi 200 gram per hari. Hal ini terjadi ketika cairan yang tidak mencukupi diserap oleh usus besar.
Sebagai bagian dari proses digestasi, atau karena masukan cairan makanan tercampur dengan sejumlah besar air. Oleh karena itu makanan yang meninggalkan material yang lain sebagai kotoran yang setengah padat. Bila usus besar rusak atau inflame, penyerapan tidak terjadi dan hasilnya adalah kotoran yang berair.
Berikut makanan yang baik disajikan untuk penderita diare:
Bubur Hijau Berkinca
Bahan:
300 gr tepung beras
1000 ml santan encer
50 gr gula pasir
0,25 sdt garam
10 buah pisang tanduk, kukus, potong-potong
50 ml air pandan suji
Bahan untuk kinca:
300 gr gula merah
100 gr gula pasir
700 ml air
2 lembar daun pandan
Cara membuat:
1. Campur tepung beras bersamaan santan, gula, garam, dan air pandan suji, masak dengan api mengecil hingga mengental dan mendidih, angkat.
2. Kuah: Rebus gula merah bersama gula pasir, air, dan daun pandan, masak dengan api mengecil hingga mendidih dan sedikit mengental, angkat, saring.
3. Tuang bubur ke dalam mangkuk, letakan potongan pisang dan siram kinca di atasnya. Sajikan.
Ais Farah Amg
Ahli Gizi RS Persahabatan, Jakarta Timur
(tty)