o1 o2
o1 o2

Food - MakanYuk


Menu Organik di Warung Daun

Selasa, 9 Februari 2010 - 17:22 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Sambal ngebul (Foto: Eko Purwanto/SI)

GO organic MSG Free”. Tagline inilah yang diusung Warung Daun. Walaupun tidak sepenuhnya menggunakan bahan-bahan organik, restoran ini bisa menjadi pilihan pas bagi Anda yang ingin menyantap makanan sehat. 
 
Kehadiran Warung Daun bermula dari mimpi Hariyanto Prayitno yang ingin membuka sebuah usaha boga. Singkat cerita, menjelang masa tuanya, mimpi itu pun terwujud dan berdirilah Warung Daun. Mulanya restoran ini hanya menyajikan makanan Sunda. Namun, sekarang jenis menunya sudah bertambah dan bervariasi.
 
”Dulu saya adalah pegawai dan pada saat pensiun dini,saya berinisiatif untuk membuka usaha rumah makan ini,” kata Hari, membuka obrolan.
 
Sebelum membuka usaha rumah makan, Hari sempat melakukan survei untuk melihat pada saat itu (tahun 2003, red) jenis makanan apa yang sedang menjadi tren. Akhirnya, pilihan pun jatuh pada masakan Sunda.
 
Menurut cerita Hari, usaha rumah makannya ini terinspirasi dari Warung Made yang berada di Bali. Walau ”tampil” tanpa pendingin ruangan seperti restoran pada umumnya, Warung Made mampu menarik perhatian dan menjadi sangat terkenal.
 
”Kenapa saya bikin warung? Karena tempat makan orang Indonesia, ya warung. Saya ingin menguatkan konotasi tersebut, jadi bukan dengan konsep kafe ataupun restoran. Sedangkan nama ’Daun’, saya ambil untuk mewakili jenis makanan yang disajikan, yaitu yang menyehatkan dan organik,” terangnya.
 
Bahan organik di sini jenisnya seperti beras juga sayuran semisal pucuk daun, labu siam, kacang panjang, kubis, tomat, terong, dan daun kemangi. Lalu, ada pula buah-buahan seperti stroberi.
 
Warung berkonsep slow food ini memiliki menu-menu unggulan seperti nasi liwet sunda, sate pentul, dan sate lilit. Yang paling unik adalah menu sambal ngebul. Menurut Hari, sambal ini menarik karena ada sensasi tersendiri apabila kita mencicipinya. Dari konsep penyajiannya saja, sambal ngebul sudah berbeda dari menu sambal yang disajikan di restoran lain. Di tempat lain sambal hanya diletakkan pada piring atau jenis tempat sambal lain, tapi di Warung Daun sambal ngebul disajikan dalam kondisi panas di tempat berbentuk piring berbahan tanah liat.
 
”Jadi, pada saat dimakan, sambal ini bakal mengeluarkan asap. Terutama ketika kita membuka penutup sambal tersebut,” ujar Hari.
 
Selanjutnya adalah sate pentul. Sate ini terbilang unik karena bentuk dan penyajiannya berbeda dari jenis sate yang biasa kita kenal. Daging yang digunakan adalah perpaduan antara daging kambing dan sapi yang dicacah halus, lalu digabung dan dibalutkan pada batang sereh. Menu sate pentul memang menarik, apalagi didukung dengan tusuknya yang terbuat dari batang sereh. Sate ini paling enak dimakan bersama sambal yang terbuat dari bawang dan cabai yang dipotong-potong kecil.
Ada lagi menu sate lilit. Tampilannya hampir sama dengan sate pentul. Hanya, bedanya sate lilit terbuat dari ikan tenggiri dan udang kupas. Makanan khas Bali ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menemani acara bersantap Anda.
 
Menu lain yang patut Anda coba yaitu nasi liwet sunda. Mungkin nama menu ini sudah familier di telinga Anda. anya, di Warung Daun, nasi liwet disajikan dengan ikan teri plus sambal ngebul sebagai pelengkap. Hmm… benar-benar menu enak yang sayang dilewatkan.
 
Selain menu makanan, Warung Daun juga memiliki banyak menu minuman dan dessert. Jenisnya seperti teh mug, teh poci, bandrek, cappuccino, dan wedang lima gunung. Khusus untuk menu wedang lima gunung, bahan-bahannya adalah jahe, kayu manis, cengkih, kayu secang, dan gula merah. Adapun untuk menu dessert, Anda bisa mencoba buah potong, mangga potong, home made ice cream, dan colenak.
(Koran SI/Koran SI/tty)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com

Share
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Kamis, 11 Maret 2010 17:09 wib

    Masakan Thailand, Indonesia, hingga Western

  • Rabu, 10 Maret 2010 14:52 wib

    Ragam & Bentuk Pasta

  • Selasa, 09 Maret 2010 12:28 wib

    Smoked Duck & Puding Kelapa Istimewa

  • Senin, 08 Maret 2010 11:56 wib

    42 Jenis Pizza yang Lezat

  • Sabtu, 06 Maret 2010 11:57 wib

    Mengenal Kuliner Khas Makassar