MENJELANG Imlek, sejumlah warga telah menyiapkan berbagai menu istimewa. Tak terkecuali The Wang Casual Dining. Salah satu menu yang dihadirkan adalah yee shang, makanan yang merupakan campuran dari berbagai macam buah, sayur, serta kacang-kacangan.
Yee shang kerap dihadirkan saat Imlek, karena konon ini merupakan makanan dewa. Tiap tahap penyajiannya pun memiliki mantra.
Menu khas China ini terdiri atas wortel, lobak, daun jeruk, uburubur, daging labu, jahe, daging mentimun, pepaya, mentimun dengan warna yang berbeda, pepaya dengan warna berbeda, kulit jeruk, jeruk Bali, lada, dan kayu manis. Sebagai pelengkap, biasanya ditambahkan ikan salmon, lobster, atau
abalone, di samping pula jeruk, kerupuk pangsit, kacang tanah tumbuk, wijen, minyak bawang, dan saus plum.
Menyajikan
yee shang juga ada prosedurnya. Pertama, kita harus mengucapkan gong
xi fat chai sambil meletakkan
yee shang. Kedua, menyebutkan
ta chi thali (banyak rezeki) sambil meletakkan jeruk. Mantra ketiga, saat menaruh lada/kecap manis/kacang/ wijen, sebutkan kalimat
u foe li men yang artinya rezeki selalu datang. Prosedur keempat, ucapkan
cai ying kwai cing (uang selalu ada) sambil menaruh minyak/
saus plum. Kelima, sebutkan
nien nien yu yee (tiap tahun selau ada kelebihan) sambil meletakkan salmon/
lobster/abalone di atas
yee shang. Keenam, ucapkan kalimat
pien ti wang ching(tiap tahun penuh keemasan dan kejayaan) lalu taruh kerupuk di atas ikan. Mantra terakhir,
ta chia i chi law te fung sen swei chi yang berarti silakan makan bersama dan bisnis bapak-ibu di kemudian hari semakin pesat.
Untuk melengkapi mantra, biasanya pramusaji menganjurkan untuk mengaduk makanan tersebut setinggi-tingginya sehingga rezeki akan makin berlimpah. Selain diaduk, setelah bumbu rata dan makanan berantakan, baru boleh dimakan.
Yee shang bukan sekadar makanan yang cara meracik dan mengaduknya dilakukan secara khusus, namun juga mengandung harapan serta doa supaya saat memasuki tahun yang baru segala sesuatu akan berjalan lebih baik daripada tahun sebelumnya. Konon, semakin tinggi dan berantakan ”tampilan”
yee shang, maka rezeki kita akan semakin berlimpah.
Dari sisi interior, The Wang sangat terlihat elegan, nyaman, dan homey. Meja bermaterial kayu serta kursi berbalut kain hijau turut melengkapi kenyamanan itu. Sementara pada dinding restoran terbubuh cat warna oranye plus sejumlah lukisan. Adapun ruang kopi dilengkapi dengan satu set sofa berwarna
peach. (tty)