Soto (Foto: Google)
BERKUAH gurih dan lezat. Ini adalah ciri umum sup. Hidangan yang pantas dijadikan menu pembuka itu bisa berkuah bening maupun kental. Kuahnya kebanyakan terbuat dari air kaldu. Kaldu ini bisa dibuat dari tulang atau daging sapi, bisa juga dari daging ayam yang tak kalah gurih. Bila tidak sempat membuat kaldu, kita boleh menggunakan kaldu instan. Kaldu ini berbentuk bubuk maupun blok atau cube yang mudah ditemukan di pasar.
Sup jagung manis, misalnya, bahan yang diperlukan utamanya adalah jagung manis, corned beef, kaldu ayam instan, serta merica bubuk. Jagung tersebut diiris sampai terlepas bulirnya dan ditumbuk kasar, kemudian dalam pengolahannya menggunakan tepung terigu dan susu cair. Barulah jagung tadi dituang. Jika kekentalannya sudah cukup, sup bisa diangkat. Mudah bukan cara membuatnya?
Soto tidak jauh berbeda dengan sup. Namun, bumbu yang digunakan lebih beragam dibandingkan dengan sup. Soto selalu menggunakan kuah kaldu dan di dalamnya dicampur dengan daging ayam maupun daging sapi atau jeroan. Menikmati soto lebih enak ditemani perkedel kentang dan sambal cabai rawit atau sambal kemiri. Dua jenis sambal tersebut tak memiliki rasa, jadi tidak mengganggu rasa asli soto, melainkan hanya untuk meningkatkan rasa pedas tanpa mengubah rasa soto. Di samping berkuah kaldu, soto ada pula yang berkuah santan. Sebut saja soto babat dan soto betawi. Jenis soto lain, ada soto bandung, soto mi, coto makassar, dan soto banjar.
(Koran SI/Koran SI/tty)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
