Nikmatnya Konro Bakar Daeng Naba
Sabtu, 6 Maret 2010
11:40 wib
Koran SI - Koran SI
Konro Bakar (Foto: Google)
KONRO dengan irisan bawang dan cabai rawit merah ini dilihat dari penampilannya saja sudah menggoda. Bumbunya tampak melimpah membanjiri konro. Rasa bumbu meresap hingga ke daging.
Hidangan konro memang paling dijagokan oleh rumah makan yang berlokasi di Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan ini. Konro bakar pedas Thailand, misalnya, berisi dua tulang iga yang tampak menonjol melilit daging iga yang telah dituangi dengan aneka bumbu. Rasanya pedas menggigit dan bumbunya meresap sampai ke tulang. Membuat orang ingin mengulum tulang iga ini. Daging iganya pun cukup empuk.
Untuk menyantap iga ini disediakan pisau dan garpu, namun jangan malu jika daging sudah ludes di bagian tengah dan tidak bisa dijangkau dengan pisau. Belah dua saja iga dengan tangan dan silakan nikmati daging yang tersembunyi di bawah iga. Untuk menyantap hidangan ini kita boleh memesan nasi. Di meja pun tersedia ketupat berukuran sedang atau buras jika tidak ingin memakan nasi. Campurkan saja daging iga dengan kuahnya yang dipisah di dalam mangkuk tersendiri. Agar lebih seru, konro atau iga ini dituangi dengan perasan air jeruk nipis dan sambal tauco.
Rumah makan Sop Konro Daeng Naba juga menyajikan hidangan lain yang tak kalah diandalkan, yakni coto makassar. Coto berkuah ini berisi aneka daging sapi, sebut saja jantung, jeroan, hati, dan paru. Dagingnya terasa gurih dalam kuah soto.
Selagi hangat enak disantap, apalagi jika ditaburi bawang goreng serta irisan daun bawang. Sajian konro yang lain, misalnya sup konro, konro bakar lada hitam, konro gurih asam pedas, dan konro bakar. Agar konro ini empuk ketika digigit, maka seluruh sajian konro tersebut direbus terlebih dulu selama kurang lebih satu jam.
Sementara untuk hidangan sayur, ada kangkung cah polos dan kangkung cumi. Ada pula cumi goreng tepung, cumi bakar, dan cumi asam pedas. Sementara untuk olahan ikan, ada ikan bawal, baronang, bandeng, dan ikan kue yang dibakar.
Untuk melepaskan dahaga, ada beberapa pilihan minuman yang bisa dinikmati. Es pisang hijau, misalnya. Ini adalah es dengan pisang raja yang sudah dibalut dengan tepung dan disajikan bersama bubur sumsum, sirup merah, susu kental, serta es serut.
Tidak jauh berbeda dengan es palu butung. Pisang yang digunakan adalah pisang kepok dan tanpa dibaluri tepung. Disajikan pula dengan bubur sumsum. Rasa es ini sangat manis, jadi bagi yang kurang suka manis, bisa minta dikurangi sirup merahnya. Es palu butung ini lebih disukai oleh pengunjung. Pisang kepok diiris tipis dan disajikan di pinggir mangkuk, kemudian es serut yang dituang ke mangkuk diberi susu kental.
Sop Konro Daeng Naba beroperasi pukul 11.00–23.00 WIB. ”Pusatnya ada di Jalan Ampera. Yang di sini adalah cabang dan baru buka sembilan bulan lalu,” ujar Manajer Sop Konro Daeng Naba Asep Apandi. Harga makanannya pun amat terjangkau, yakni antara Rp15.000–Rp40.000. Sedangkan harga minuman kisarannya adalah Rp3.500–Rp15.000. Coba yuk!
(ftr)