DAGING yang dimasak dengan cara barbeque selalu mampu memunculkan aroma yang sedap. Bakaran daging plus bumbu yang dioleskan ke atasnya seolah memberi sensasi rasa tersendiri pada masakan.
Anda tentu pernah menyantap menu yang diolah dengan cara dibakar atau dikenal dengan istilah barbeque. Istilah barbeque alias BBQ sudah sangat populer di dunia kuliner.
Barbeque merupakan cara memasak daging dengan dibakar dan diolesi bumbu atau saus khusus. Daging hasil bakaran ini termasuk makanan favorit hampir semua orang. Hanya, BBQ kini bukan hanya dimaknai sebagai salah satu cara memasak, tapi juga dijadikan nama saus.
Aneka menu BBQ yang tersaji di Restoran Q Smoke House Factory, misalnya, tidak kalah enak. Menu bakaran di sini diolah menggunakan alat khusus dan cita rasanya sangat autentik Amerika, khususnya Texas.
”Pemilik Q Smoke House Factory sangat hobi menyantap masakan
barbeque ala Texas. Dia lantas terinspirasi untuk membuat restoran
barbeque dengan rasa autentik Texas,” kata General Manager Q Smoke House Factory Dede Setiawan.
Ya, pendirian Q Smoke House Factory memang berawal dari kesukaan pemiliknya pada menu
barbeque dan kegiatan masak-memasak. Kebetulan sang
owner pernah tinggal dan kuliah di Negeri Paman Sam. Ketika kembali ke Tanah Air, tercetuslah ide untuk membuat restoran Q Smoke yang saat ini memiliki kapasitas 80 pengunjung. Lokasi restoran ada di Jalan Panglima Polim IX, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Huruf ”Q” pada nama depannya tak lain diambil dari kata
barbeque. Sesuai namanya, Q Smoke House Factory mengusung konsep menu bakar dan asap. Di restoran ini daging diolah menggunakan alat khusus bernama
smoker peed yang didatangkan dari Texas dan konon hanya satu-satunya di Indonesia. Alat berukuran besar itu memanggang daging dengan bahan bakar kayu.
”Daging yang diasap sekitar delapan jam bakal memunculkan aroma wangi, yang membuat rasanya bertambah lezat,” ujar Dede.
Sous Chef Q Smoke House Factory Sapta Hidayat menambahkan, restoran yang beroperasi sejak Mei 2007 ini memiliki menu yang sebagian besar berbahan dasar daging. Ambil contoh menu yang paling difavoritkan oleh pengunjung selama satu tahun belakangan ini, yakni
dry rubib ribs. Ini adalah menu iga yang diasap selama delapan jam. Jika ada yang memesan, juru masak Q Smoke tinggal memanggangnya selama lima menit sebelum disajikan.
Untuk menu pelengkap, Q Smoke tidak hanya menyajikan kentang olahan, tapi juga roti
burger yang dipanggang sebentar agar terasa sedikit garing. Soal rasa, jangan diragukan. Kudapan yang sudah tersedia sejak satu tahun lalu itu memiliki cita rasa yang menggoda selera. Rasa manis bercampur asin dari garnish sangat pas dinikmati kapan saja.
Garnish yang digunakan yaitu
coleslaw, sejenis salad namun hanya terdiri atas mayones, cuka, kol putih, dan kol merah ditambah dengan
galapenyo (cabai hijau).
”Kami ingin menyajikan sesuatu yang unik, di antaranya berupa hidangan pelengkap yang pilihannya tidak hanya kentang, tapi juga roti
burger,” imbuh Sapta.
Ada pula menu berlabel
chimicurri steak yang berbahan baku utama daging sirloin. Daging ini terlebih dulu harus melalui proses marinasi, baru diolah dan disajikan dengan sayuran. Sebagai pelengkap, menu ini menggunakan
side dish seperti
baby potato yang juga disajikan dengan saus
chimicurri. Saus ini terbuat dari tomat, bawang putih,
coriander (daun lada), serta seledri.
”Daging lembut berbalut saus
chimicurri yang sedikit asam ini juga menjadi sajian unggulan di Q Smoke House Factory,” timpal Marketing Division Q Smoke House Factory Angga Agung, seraya mengatakan bahwa restoran ini selalu ramai dikunjungi tamu pada jam makan siang.
Konsumen yang ingin menyantap aneka hidangan daging dalam satu menu, tersedia
full house BBQ combo. Menu ini menghadirkan tiga pilihan masakan, yaitu
BBQ short ribs, daging
briskate, dan ayam yang semua diasap serta disajikan bersama
coleslaw. Rasa daging
barbeque ini semakin lezat apabila disajikan dengan
barbeque mustard sauce. Ini adalah saus
home made yang memiliki rasa sedikit asam dengan
style Amerika dan merupakan racikan khusus pemilik Q Smoke House Factory.
Restoran yang buka pukul 11.00–23.00 WIB pada
weekdays dan tutup hingga pukul 01.00 WIB tiap
weekend ini mematok harga menunya pada kisaran Rp35.000–Rp95.000. ”Porsi besar dengan harga yang terjangkau menjadi ciri restoran
barbeque autentik ini,” ucap Angga.
(tty)