Getting Time...
OKEFOOD | Lain-Lain

Ketan Serundeng

Fitri Yulianti - Okezone
Selasa, 25 Mei 2010 17:13 wib
detail berita
Ketan serundeng (Foto: buku Aneka Jajan Pasar Tempo Dulu)
RASANYA, ketan sebagai jajanan pasar tempo dulu mulai terkikis kehadirannya dengan panganan yang lebih modern, semisal burger. Tapi untuk mereka yang domisilinya agak jauh dari perkotaan, camilan ini biasa disantap saat pagi hari. Ketan serundeng bisa juga hadir dalam rangkaian menu dalam cara tradisi, seperti syukuran.
 
Bahan:
250 gr beras ketan
100 ml santan
½ sdt bubuk kunyit
1 sdt air jeruk nipis
2 lembar daun jeruk
 
Serundeng:
½ btr kelapa kupas, parut halus
 
Haluskan:
5 buah cabai merah keriting
1 sdt ketumbar
2 sdm gula pasir
½ sdt garam
3 cm lengkuas, memarkan
3 lembar daun salam
 
Cara membuat:
1. Kukus ketan sampai setengah matang. Sementara itu campur santan, bubuk kunyit, dan daun jeruk. Didihkan. Siramkan ke atas ketan. Aduk rata kemudian kukus kembali sampai matang. Angkat.
2. Campur kelapa parut dan bumbu yang dihaluskan. Panaskan dengan api kecil sambil diaduk-aduk sampai harum, kering, dan kecokelatan. Angkat.
3. Cetak ketan kuning menurut selera. Taburkan serundeng di atasnya.
 
Resep disarikan dari buku Aneka Jajan Pasar Tempo Dulu oleh Tim Dapur Demedia
(ftr)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Berita Terkait : Lain-lain

Facebook Comment List

 
 
BACA JUGA »

Lifestyle

Ciuman Mampu Tentukan Usia Cinta Anda
Penelitian dari Oxford University menunjukkan bahwa berciuman pada kencan pertama dapat menentukan usia cinta yang panjang.

Celebrity

Jessica Iskandar Bahagia Punya Anak dari Pria Bule
Jessica Iskandar belum cerita sekalipun tentang pernikahannya dengan pria bule keturunan Jerman bernama Ludwig Franz Willibald. Dari pernikahan itu, Jessica telah dikaruniai seorang bayi yang sering diunggah di sosial media.

Travel

Janpath Market, Pasar Favorit Ekspatriat di India
Hanya dengan berjalan kaki dari Delhi Metro, pasar tradisional ini ternyata sangat populer bagi para ekspatriat. Bahkan, mereka sering nongkrong dan menghabiskan waktu di pasar ini.