INGIN menikmati suasana restoran yang nyaman dengan iringan musik jazzy bernuansa hangat di sebuah pusat perbelanjaan yang cenderung hectic? Mungkin Canteen bisa dijadikan pilihan.
Canteen yang berada di Plaza Indonesia Extension Lantai 5, Jakarta Pusat ini tidak hanya menawarkan keistimewaan dari lezatnya hidangan saja, tetapi lebih dari itu menyediakan tempat makan yang sangat nyaman, hangat dan kasual. Tidak heran, Canteen menjelma menjadi salah satu lokasi tongkrongan favorit para profesional.
Dibuka pada Agustus tahun lalu, tempat ini mengambil atmosfer interior yang berbeda dan unik. Sebuah perpaduan antara desain dinding yang dilapisi lengkungan dari kayu, lantai berbahan dasar
terra cotta, sofa bergaya Skandinavia yang mewah serta furnitur berdesain
vintage. Pengerjaannya dilakukan oleh Wendy Djuhara, seorang arsitek muda kenamaan.
Desainnya sendiri terinspirasi dari ide arsitek dan deainer terkenal asal Finlandia Alvar Aalto yang dikenal sebagai “Bapak Modernisme” di negara-negara Nordik. Karya- karya selalu berkesan elegan, sensasional dan berdaya guna. “Kami ingin pengunjung bisa nyaman bersatap di tempat kami. dihibur juga dengan lantunan musik jazz dan suasana yang hangat,” kata Marketing Manager Canteen Addo Salam.
Di sini, Anda juga bisa memandang indahnya langit Jakarta serta pemandangan jalanan ibukota melalui jendela kaca yang lebar. Tempat yang pas buat meluruskan kaki, bersantai bersama sahabat sekaligus mengisi perut. Selain di Plaza Indonesia, Canteen juga buka di Pasific Place lantai 4, Jakarta Selatan, tepat disamping Aksara Bookstore.
Addo menuturkan, pengunjung yang mendatangi tempatnya kebanyakan berasal dari kalangan menengah dan atas terutama yang berprofesi sebagai profesional muda berusia 25-45 tahun. Sosok tamu seperti itu memang pangsa pasar utama yang dibidik Canteen selama ini.
“Kalangan profesional muda dan karyawan kantoran terbilang sudah mapan dari segi penghasilan darupada anak muda ABG misalnya. Mereka juga lebih memilih tempat yang tenang, nyaman dan rileks untuk bersantai seperti di Canteen ini,” terangnya.
Meski berada di mal, tukas dia, banyak yang berkomentar restoran yang berkapasitas 120 orang ini memiliki suasana dan
ambience layaknya di kafe atau bar yang berdiri sendiri. Begitu menyenangkan dan berbeda. “Kalau sudah jam makan malam terutama weekend kami sarankan untuk reservasi terlebih dahulu. Kalau tidak, Anda pasti tidak akna kebagian tempat duduk,” tutur Addo.
Addo mengatakan, jenis makanan yang terhidang di restorannya berasal dari gabungan menu Eropa dan Asia, juga berbagai pilihan
cocktail,
mocktail, dan
wine. Menu
all time favorites di sini adalah
fish en papillote, yaitu ikan dori lembut, sayuran, jamur dan kentang yang dipanggang di dalam sebuah kantong kertas segitiga. Unik dan lezat.
Tersedia juga
grilled chicken served with grilled vegetables and mustard sauce yaitu ayam panggang dimasak dengan sayuran,
pepper salad dan
baby potatoes. Sausnya memiliki sedikit rasa manis dan asam yang berpadu sempurna dengan gurihnya daging ayam. Semuanya seperti menjadi kesatuan yang menghasilkan masakan yang ekstra nikmat.
Bagi para penggemar pasta, Canteen menyediakan
spaghetti aglio olio e peperoncino yang disebut- sebut banyak orang yang terenak di Jakarta. Ada juga
diablo angel hair with prawn. Angel hair adalah jenis pasta yang berbentuk silinder kecil atau halus, mirip mi kering kecil. Dengan taburan saus lembut dan olahan udang, membuat masakan ini mampu membuat lidah Anda bergoyang.
Menu andalan lain yang memiliki rasa tak kalah nikmatnya antara lain
chicken caneloni, chargrilled lamd chop peperonata with mint sauce, crab meat linguini, reuben sandwich, escargot salad, quattro formaggi pizza, grilled aussie rib eye, dan
pan roasted black pepper veal chop.
Selain kopi, cokelat, teh, dan
smoothies, kafe ini juga menawarkan aneka juga tersedia sejumlah variasi
mocktail misalnya
sun brust (campuran buah pisang,
peach, jus
orange, dan
yoghurt),
broccolious (brokoli, melon, jus apel dan lemon
grass soup),
horenzo(bayam Jepang, jus apel, dan sirup
cinnamon), dan
summer breeze (pear, jeruk bali, dan jus
orange). Di jajaran
cocktail ada
sakura spring (sake Jepang, strawberry liqueur, dan
fresh strawberry),
skippy (vodka, coffee liqueur, milk, dan selai kacang), dan
roojak (peach vodka, blue curacao liqueur, fresh kiwi, stroberi, dan cabai hijau).
(tty)