Getting Time...
OKEFOOD | MakanYuk

Menu Tradisional Desainer Muda

Selasa, 10 Agustus 2010 14:08 wib
Koran SI - Koran SI
detail berita
Nuansa tradisional sangat kental terlihat di rumah makan yang menyajikan aneka menu tradisional ini. (Foto: SI)
DESAINER muda yang satu ini tak hanya pintar merancang busana, tapi juga mengolah aneka menu istimewa. Tak percaya? Buktikan kelezatan menu racikan Luwi Saluadji di Restoran Mang Adin.

Menu tradisional Indonesia memang tidak pernah membosankan untuk disantap. Tak heran bila berbagai resto dan kafe pun masih mengunggulkan jenis menu ini sebagai sajian utama. Restoran Mang Adin adalah salah satunya. Mengusung menu tradisional Indonesia, resto ini menghadirkan berbagai menu istimewa.
 
Meskipun baru dibuka Maret lalu, restoran besutan desainer ternama Luwi Saluadji ini sudah mampu memikat hati para pencinta kuliner di Indonesia. Segar, lezat, dan mengenyangkan, itulah konsep khas dari rumah makan Mang Adin, restoran khas tradisional Indonesia yang berlokasi di Jln Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Jika dilihat dari namanya, mungkin orang akan menebak bahwa restoran ini milik seseorang yang bernama Adin, ternyata tidak sepenuhnya benar. Sang pemilik yang juga seorang desainer muda, Luwi Saluadji, mengatakan bahwa nama Mang Adin diambil dari nama pengasuhnya yang telah mengasuh dia beserta kakak dan adiknya sejak kecil hingga besar.
 
”Mang Adin selain merawat saya dan kakak-adik saya, juga menjadi juru masak di rumah kami, dan sejak tahun 1985 dia membuka bisnis katering di Bandung,” ucap Luwi, yang mengaku masakan di sini adalah masakan resep dari mang Adin dan dikreasikan Luwi.

Nama Mang Adin memang kental dengan nama Sunda, tetapi ternyata menu juga menyajikan hidangan tradisional Indonesia lainnya. ”Walaupun didominasi menu Sunda, di rumah makan Mang Adin, pengunjung juga disuguhi aneka menu tradisional Indonesia lainnya,” ucap Luwi.
 
Rumah makan yang memiliki konsep interior modern tradisional ini memiliki kapasitas untuk 70 orang. Area resto terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian meja dan bagian lesehan atau ngariung. Nah, ngariung ternyata menjadi tempat paling banyak dipilih atau difavoritkan para pengunjung.
 
Tempat yang asyik plus aneka menu lezat tak pelak membuat resto ini pun jarang sepi pengunjung. Salah satu resep kelezatan menu ala Mang Adin ini adalah berani bumbu. Di sini bisa dibilang, hampir semua makanan diolah dengan bumbu yang banyak.
 
Apa saja menu favorit di sini? Salah satunya adalah nasi bakar ati ampela. Nasi bakar yang dicampur ati ampela sebagai isian ini, memiliki rasa yang cukup unik. Nasi yang sudah dibungkus dengan daun pisang, kemudian dibakar hingga mengeluarkan wangi khas dari nasi bakar. Aroma yang disajikan pada nasi bakar, akan menambah nikmatnya acara bersantap Anda.
 
Gurame bakar bumbu Bali menjadi menu berikutnya yang memiliki bumbu yang cukup ”medok”. Menu ini menyajikan gurame yang dibakar dengan bumbu ala Bali. Menu yang diolah dengan cara mudah ini, walaupun hanya menggunakan kecap dan beberapa bumbu seperti bawang merah, bawang putih dan lengkuas, namun aroma yang dihasilkan sangat berasa olahan bumbunya.
 
”Menu ini favorit banget di sini,” ujar salah satu koki dari rumah makan Mang Adin, David Darmawan. Selain menu berbumbu yang menjadi favorit pengunjung, menu lain yang unik dan sebaiknya Anda coba ialah ayam rebus, ayam kelapa, nasi pepes ati ampela, ikan peda asin goreng pete, balado jengkol, dan sayur keluwek. ”Menu yang juga menjadi buruan di sini adalah hidangan berbahan pete dan jengkol,” ucap Luwi.

Di sini terdapat tiga jenis sambal, yaitu sambal gowang yang terbuat dari cabai hijau dan bawang, sambal bajak yaitu sambal goreng dan sambal terasi. Untuk yang suka pedas, pilih sambal terasi yang juga sambal tradisional, sedangkan sambal gowang biasanya dipilih untuk mereka yang tidak terlalu suka pedas.
 
Selain dikenal dengan rasanya yang lezat, Mang Adin juga memiliki khas pada masakannya yang fresh. Wajar saja karena semua menu masakan yang dipesan akan dibuat saat pesanan masuk dapur. Itu sebabnya, untuk memesan makanan di Mang Adin, kita bisa menunggu dengan waktu kira-kira 20 menit.

”Saya juga membuka rumah makan ini karena rasa kekecewaan saya terhadap tempat-tempat makan yang menyajikan hidangan yang tidak fresh, yang bisa terciri dari rasa,” ucap Luwi.
 
Restoran ini beroperasi setiap Senin–Jumat pukul 10.00–21.00 WIB, sedangkan Sabtu–Minggu buka pukul 09.00–21.00 WIB. Khusus bulan puasa buka pukul 15.00–24.00 WIB Harga yang ditawarkan mulai Rp10.000 sampai Rp70.000.
(tty)

Berita Terkait : Makan Yuk

Beri komentar

 
 

Lifestyle

Bentuk Bibir Ungkap Karakter Seseorang
Bentuk bibir ternyata menggambarkan karakter seseorang. Inilah ulasan lengkap mengenai panduan menguak bentuk bibir dengan karakter seseorang.

Celebrity

KD: Anang-Ashanty Nikah 12 Mei 2012
Pasangan Anang Hermansyah dan Ashanty kabarnya akan menikah pada tanggal 12 Mei 2012. Hal tersebut diungkapkan oleh mantan istri Anang, Krisdayanti (KD).

Travel

Destinasi Favorit Gay, Cape Town Siap Saingi Tel Aviv
Beberapa waktu lalu, Kota Tel Aviv dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik di dunia bagi kaum gay. Pencapaian tersebut kini bakal disusul Cape Town, Afrika Selatan.