Segar & Nikmat Hidangan Jepang di Rakuzen
Rabu, 11 Agustus 2010
17:22 wib
Koran SI - Koran SI
Sushi (Foto: Google)
TIDAK hanya menyajikan beragam masakan Jepang, Rakuzen juga terkenal dengan kesegaran dan kualitas bahannya yang nomor satu. Ditambah dekorasi interior elegan dan harga pantas, restoran ini memang layak diunggulkan.
Berada di tengah-tengah lantai 5 pusat perbelanjaan Pasific Place Mall di kawasan bisnis Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta, lokasi Rakuzen mudah dijumpai. Dengan desain unik menyerupai lambung ikan raksasa dari bahan kayu, restoran ini menawarkan beragam menu Jepang yang menjadi favorit di benak konsumen.
Menggabungkan sentuhan canggih dari kehidupan modern dengan estetika Jepang kuno, Rakuzen selalu menganggap keunggulan pribadi sebagai ukuran kepuasan sejati. Cita rasa dari tempat makan ini tercipta dari keandalan Chef Izumi Kenzo, yang diakui sebagai koki kualitas kelas satu untuk kesegaran dan keaslian bahan masakan.
“Kita buka sejak 22 November 2007. Sebelum buka di Jakarta, Rakuzen sudah ada di
Singapura dan Malaysia. Di sana, tempat makan kami termasuk yang jadi favorit untuk menu seafood masakan Jepang,” kata Manajer Restoran Rakuzen Bona Tampubolon.
Menurut dia, yang menjadi keunggulan Rakuzen dibanding restoran Jepang lainnya adalah kualitas dan kesegaran masakan. Semua bahan dimasak setelah konsumen memesan sehingga tidak ada yang disimpan terlebih dahulu.
“Di sini, cara menyimpan dan teknik memasaknya juga berbeda sehingga menghasilkan masakan yang lebih istimewa,” terang Bona.
Rakuzen, kata Bona, membagi ruangannya menjadi empat bagian yang berbeda fungsi dan atmosfer, yaitu tsukushii, akashii, kamiusa, dan izumo, yang disesuaikan dengan karakteristik nama kota di Negara Matahari Terbit itu. Di sini juga disediakan sushi bar dan dua ruangan VIP. “Kapasitasnya bisa mencapai 136 tempat duduk,” tuturnya.
Bona menuturkan, meski dibagi dalam beberapa zona ruangan, semua tempat menawarkan kenyamanan bagi pengunjung dengan menempatkan bangku sofa empuk dan dekorasi cantik. Karena lokasinya yang berada di pusat bisnis, Rakuzen ramai dikunjungi para karyawan kantor, pebisnis, dan kalangan menengah atas lainnya saat santap siang dan malam.
Seperti juga restoran Jepang lainnya, Rakuzen mengunggulkan makanan sushi yaitu nasi yang dibentuk bersama lauk (neta) berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak. Nasi sushi umumnya mempunyai rasa masam yang lembut karena dibumbui campuran cuka beras, garam, dan gula. Di sini tersedia lima jenis sushi.
Di antaranya makimono (sushi gulung), gunkan (sushi bentuk kapal), uramaki (gulungan ukuran nasi sedang dengan nori di dalam), temaki (nori yang digulung berbentuk corong berisi nasi sushi dan ikan serta sayur-sayuran) dan oshisushi (nasi disusun bersama neta yang dipres untuk sementara waktu dengan maksud memadatkan nasi agar sushi yang dihasilkan berbentuk persegi panjang).
Yang menjadi favorit untuk kategori sushi, di antaranya dragon roll yakni ebi jumbo yang digoreng dengan bumbu katsu dengan toping alpukat dan tobiko (telur ikan terbang).
Butiran lembut telur ikan terbang yang berwarna kemerahan memberikan sensasi asin gurih pada gulungan nasinya. “Di sini kami menggunakan udang yang besar sehingga pengunjung puas,” kata Assistant Store Chef Rakuzen, Nova.
Selain itu, ada grill salmon roll yaitu potongan salmon dan jamur yang digulung dalam nasi lalu dibakar. Tidak hanya sushi, Rakuzen juga menyediakan sashimi moriaware yakni campuran beragam makanan laut dengan kesegaran prima yang langsung dimakan dalam keadaan mentah bersama penyedap seperti shoyu sauce, parutan jahe, dan wasabi.
Contoh menu kategori ini adalah oki yang terdiri atas tujuh macam sashimi yakni ebi, salmon, maguro (tuna), kanpachi (sejenis ikan ekor kuning), ika (cumi-cumi), tako (gurita), ikan pedang, dan scallop (kerang). Segar dan menggoda selera. Untuk set menu, tersedia rakuzen maru bento yaitu satu menu lengkap mulai dari tempura, sashimi, sushi, nikujaga (sayuran rebus), unagi (belut), kobachi (menu pelengkap), buah, selada, dan miso soup.
Nova mengatakan, yang tidak boleh terlupa terhidang di sini adalah wagyu yaitu daging sapi ternak Jepang lembut yang telah diternak dengan cara khusus. Tidak hanya mengonsumsi rumput, tetapi juga biji-bijian bernutrisi seperti jagung dan barley juga minum bir.
Bahkan saat memasuki usia 10 hari, sapi diberi vitamin A, B, E, dan kalsium. Sapi dimasukkan dalam kandang yang lebar dan juga dipijit secara berkala agar tidak stres.
“Hasilnya, daging sapi menjadi lembut sekali dan bila dimakan lumer di mulut,” tandasnya.
Daging wagyu di Rakuzen dimasak dalam berbagai cara misalnya dibuat steak, shabu-
shabu, sukiyaki, tasaki (kulit wagyu yang dibakar), dan saikoro (dipotong dadu lalu dimasak dengan tepung). Total menu yang tersedia di sini berjumlah sekitar 200 lebih.
Untuk minumannya, restoran ini menyediakan beragam kopi, teh, cokelat, Japanese cocktails, mocktails, smoothies, dan wine. “Biasanya setiap hari kita juga menyediakan
‘Today Special Menu’ yang berbeda, tergantung musim makanan yang ada di Jepang. Intinya, kita memasak dengan hati sehingga rasa yang disajikan memuaskan tamu,” terang Nova.
Saat bulan Ramadan, Rakuzen menyediakan tiga menu baru untuk buka puasa yang bisa dipilih, yaitu serenity yang berisi ikan kisu, labu Jepang, dan cranky salmon roll. Ada vivo city yang terdiri atas sashimi moriawase, Chinese yam, dan unagi shirayaki. Ada juga generosity yaitu campuran wagyu steak, sushi, dan sashimi.
Rakuzen juga menyediakan menu all you can eat khusus hari Sabtu, Minggu dan libur. Dengan harga hanya Rp189.000++ untuk dewasa dan anak di bawah usia 10 tahun Rp89.000++, Anda sudah puas menyantap segala hidangan berbau Jepang di sini.
(tty)