Getting Time...
OKEFOOD | MakanYuk

Mencicipi Seafood Buffet di Piscator

Selasa, 17 Agustus 2010 14:32 wib
Koran SI - Koran SI
detail berita
Seafood Buffet (Foto: Google)
PENCINTA seafood kini memiliki tempat baru yang layak untuk dikunjungi. Piscator namanya. Konsep restorannya berbeda karena menggunakan sistem buffet all you can eat.


Seafood atau hidangan laut masih menjadi menu favorit masyarakat Indonesia. Banyaknya ragam menu laut yang bisa diolah menjadikan masakan ini tak pernah ketinggalan zaman. Buktinya, tempat-tempat makan seafood dari pinggir jalan sampai restoran hotel berbintang terus saja bermunculan guna mencari pelanggan dan pencinta makanan laut.
 
Salah satu tempat anyar yang wajib dikunjungi penikmat masakan laut adalah Piscator. Restoran yang baru buka pada 1 Agustus 2010 lalu ini mengusung konsep seafood buffet. Artinya, seluruh hidangan laut telah tersaji di depan mata dan Anda hanya tinggal membayar satu harga untuk menikmati masakan yang tersedia.
 
Menurut salah seorang pemilik Piscator Jason Chumt, menu hidangan laut yang tersedia di tempatnya berasal dari ragam masakan Asia, terutama Korea, Jepang, dan Indonesia sendiri. Tetapi, menu asli negara Barat juga disajikan di sini. ”Kita tidak hanya mau merangkul orang Asia, tetapi semua pencinta seafood diharapkan mau berkunjung ke sini,” kata dia.
 
Jason bercerita, konsep restorannya terinspirasi dari tempat makan ala Korean Style yang banyak mengusung masakan seafood. Di Indonesia sendiri restoran yang seperti itu belum ada. Kalaupun ada, letaknya berada di dalam area sebuah hotel berbintang. ”Memang inspirasi dari Korea. Makanya makanannya banyak yang berasal dari sana,” tutur Jason.
 
Nama Piscator sendiri, lanjut dia, berarti fisherman atau nelayan dalam bahasa Italia. Hal itu tentu saja berhubungan dengan ragam menu masakannya yang berasal dari seafood. Karena itu, dari segi interior, Piscator juga mengadopsi semua hal yang berhubungan dengan laut. Ruangan restoran berlantai dua ini disulap menjadi seakan- akan sebuah lambung kapal lengkap dengan pelampung dan jendela bulat sebagai tempat nelayan mengumpulkan hasil tangkapannya.
 
Lokasi restoran yang berada di Ground Floor Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, memang sengaja dipilih karena letaknya yang strategis. Menurut Jason, daerah di sekitar lokasi Piscator berada sedang banyak dibangun hotel, apartemen, dan gedung perkantoran. ”Karena itu, target pasar kami memang penghuni apartemen dan karyawan kantor,” ujar dia.
 
Pemilik Piscator lainnya, Reny Juniarty menjelaskan, menu seafood di tempatnya berjumlah 60 macam yang bisa Anda pilih mulai dari ikan, udang, kerang, cumi, hingga kepiting. Jenis yang dipilih bisa langsung Anda minta di-grilled oleh koki dengan tambahan saus yang telah tersedia, misalnya Korean sauce, mushroom sauce, black pepper sauce atau BBQ sauce.
 
Yang menjadi andalan di antaranya ikan marukoban yaitu sejenis bawal putih dari Jepang yang tekstur dagingnya lebih empuk dan gurih dibanding ikan bawal lainnya. Ada juga kepala ikan salmon yang segar. ”Semua daging seafood kita sajikan secara fresh karena kami ganti setiap hari. Jadi, pengunjung tidak perlu khawatir dengan kualitasnya,” kata Reny.
 
Piscator juga menyediakan beragam sushi, semisal californian roll, salmon sushi, ebi sushi, kimbab sushi, dan tamago sushi. Juga ada sashimi ala Korea yang menggiurkan. Reny mengatakan, sashimi yang tersaji merupakan khas Korea. Berbeda dengan Jepang, sashimi di sini dibuat dari daging ikan mati yang telah dipotong hidup-hidup. Masakan asli Korea lainnya juga bisa Anda nikmati, contohnya bulgogi.


Bulgogi yang merupakan salah satu masakan Korea paling digemari berasal dari daging sapi yang dimasak dengan bumbu bulgogi yang terdiri atas campuran kecap asin dan gula. Sebelum dimakan, daun selada digunakan untuk membungkus bulgogi bersama kimchi, bawang putih, atau penyedap lain sesuai selera. Di Jepang, makanan yang sejenis disebut yakiniku.
 
Dibandingkan dengan yakiniku, bumbu daging untuk bulgogi dibuat lebih manis. Air pada bumbu cukup banyak sehingga daging tidak dipanggang di atas pelat besi (teppan), melainkan di atas panci datar. Ada lagi masakan jap che yang terbuat dari soun khas Korea berbentuk lebar (dikenal dengan nama dangmyeon) yang dicampur dengan daging sapi, jamur shiitake dan berbagai jenis sayuran.
 
Sayuran yang digunakan biasanya sayuran yang sedang musim misalnya wortel, paprika, bawang bombai, dan spinacia. Sayuran biasanya dipotong kecil-kecil memanjang. Yang tak kalah nikmat juga ada menu ojingo bokkem yaitu cumi-cumi yang dimasak dengan saus cabai. Rasanya yang pedas dan gurih sangat menggugah selera makan.
 
Selain masakan yang disebut di atas, restoran berkapasitas 130 orang ini juga menyajikan menu seafood gratin, abalone porridge, tangsuyuk, sapo seafood, sour sweet prawn, chicken kungpao, kodichim, fettucini cream sauce, tempura, tepanyaki, dim sum, dan salad. Untuk minumannya, tempat ini mengandalkan Piscator punch yang berasal dari campuran soda dan lemon. Juga ada heavenly poisin yang berisi juice daun pokcoy dengan jeruk lemon.
 
Piscator buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 22.00 WIB. Untuk harganya, berbeda pada saat santap siang dan makan malam. Pada pukul 11.00–15.00 WIB harganya Rp149.000++. Sedangkan mulai pukul 17.30–22.00 WIB dibanderol dengan harga Rp179.000++. Sementara itu, di jeda waktu antara pukul 15.00–17.30 WIB tersedia menu coffee break berupa kopi, teh, salad, buah, dan cake seharga Rp75.000++.
 
Namun, dalam masa promosi ini Piscator memberikan potongan harga sebesar 30 persen bagi setiap pengunjung yang datang. Juga tersedia 50.000 voucher untuk bersantap di sini. Pada bulan Ramadan seperti sekarang, tempat makan ini juga menyediakan menu takjil untuk berbuka puasa, di antaranya bubur ketan item, candil, dan berbagai jajanan pasar.
(tty)

Berita Terkait : Makan Yuk

Beri komentar

FAVORIT CELEB

 
 

Lifestyle

Ussy: Andhika Sering Bilang I Love You
Wanita terkadang lebih romantis dibandingkan pria. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Ussy Sulistyawati. Menurutnya, sang suami Andhika Pratama yang lebih romantis.

Celebrity

Tolak Penangguhan Penahanan Aldi, Kapolda Gebrak Meja
Kapolda Metro Jaya emosi bahkan sampai gebrak meja sambil mengatakan tidak akan memberikan penangguhan penahanan kepada Aldi, pria yang melaporkan perzinaan Zumi Zola.

Travel

Jangan Rayakan Valentine di Tempat Ini!
 Sudahkah Anda mencari tempat unyuk menghabiskan hari Valentine bersama pasangan? Pastinya, Anda akan memilih tempat-tempat romantis bukan?