TERTARIK berbuka puasa dengan makanan asli Belgia semisal
waffle, mussels, atau
friet? Semua itu bisa Anda dapatkan di Brussels Spring. Berbagai menu Belgia tersebut siap menyambut Anda.
Restoran Brussels Spring pertama kali berdiri di Bandung tepatnya di Jl. Sumatra No 30, Bandung, Jawa Barat. Sejak berdiri pada Juli 2006 lalu, tempat makan itu telah menjelma menjadi tongkrongan favorit muda-mudi warga Kota Kembang itu. Punya nama di sana, pengelola lalu memperluas cabangnya ke ibukota.
Dibuka di Ground Floor Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Brussels Spring berusaha mengulang kesuksesan cabang pertama. Masih menerapkan konsep menjajakan makanan khas Belgia, tempat yang baru buka pada Juli 2010 lalu itu menawarkan alternatif baru menghabiskan waktu bersama sahabat terkasih. Tidak hanya itu, berbagai masakan barat lainnya serta menu Nusantara juga tersedia di sini.
Menurut Manajer Restoran Brussels Spring Budiman, pihaknya mengunggulkan hidangan khusus dari Belgia karena memang menu dari negara di kawasan Eropa Barat itu masih jarang ditemui. Kalaupun ada, biasanya menjadi satu dengan hidangan dari negara Eropa lainnya. “Kami memang ingin membuat sesuatu yang beda. Karena makanan asli Belgia masih jarang, makanya kami berani membuatnya,” tutur dia.
Tidak hanya cita rasa masakan, tempat ini juga berusaha memberikan kenyamanan terbaik bagi pengunjung yang datang. Tak ayal, desain interior restoran dibuat
cozy dan menarik. Dengan nuansa merah dan putih, Brussels Spring memberikan sentuhan beda dengan konsep minimalis modern. Uniknya, di bagian dinding terdapat kumpulan mainan
action figure yang dipajang cantik, mulai dari karakter Southpark sampai tokoh-tokoh kartun
Anime terdapat di sini.
Budiman mengatakan, meski menempatkan banyak pajangan mainan, bukan berarti restoran ini menyasar segmen anak kecil, meski itu tidak terbantahkan. Menurut dia, anak muda, keluarga, dan para profesional menjadi pangsa pasar Brussels Spring. “Apalagi di lokasi ini banyak gedung perkantoran dan apartemen yang menjadi salah satu target market kami. Orang asing juga banyak bermukim di sini,” ujar dia.
Menu di Brussels Spring memang didominasi
dessert dari negara Belgia. Yang paling diunggulkan tentu saja
waffle yaitu kue renyah berbentuk segi empat dengan motif kotak-kotak.
Waffle dibuat dari adonan dasar mentega, tepung terigu, telur, susu,
baking powder, serta gula pasir. Adonan yang kental, mirip adonan
pancake ini kemudian dicetak dengan lempengan besi berdesain kotak-kotak yang disebut
waffle iron.
Berbeda dengan
waffle tradisional,
Belgian waffle dicetak bentuk segi empat. Sedangkan gaya Skandinavia dicetak bentuk hati. Sementara, orang Amerika senang mencetak bundar dan tipis. Di tempat asalnya, biasanya waffle disantap untuk sarapan atau makanan penutup, dengan pilihan
topping buah-buahan,
whipped cream atau
ice cream.
“
Belgian waffle menjadi favorit karena selain bentuknya lebih besar, kuenya juga tidak terlampau padat, rasanya lebih
crispy dan lebih renyah jika dibandingkan dengan
waffle jenis lainnya,” ungkap Budiman. Di Brussels Spring terdapat tiga jenis waffle yaitu Brussels
waffle yang seperti biasa,
liege waffle (dua tangkup
waffle dengan bentuk lebih kecil tetapi tebal dan manis dengan tambahan karamel), dan
cheese waffle (waffle berasa asin dengan tambahan keju di dalamnya serta
topping daging cincang dan sayuran).
Budiman menuturkan, untuk jenis Brussels waffle yang menjadi favorit adalah
banana rama waffle yaitu
waffle dengan
topping Belgian chocolate ice cream rasa
stracitella yaitu campuran
chocolate chip, vanilla, dan
rum. Tidak lupa potongan buah pisang yang mengisi setiap petak
waffle. Juga ada
chocoberry waffle dengan buah stroberi,
Belgian chocolates ice cream dan lumuran saus cokelat di atasnya. Keduanya menyajikan sensasi yang sama nikmatnya.
Untuk jenis
liege waffle tersedia
banana maple liege waffle, caramel cheese liege wafflee, dan
rocky road liege waffle. Untuk unggulan
cheese waffle ada
tournedos cheese waffle (berisi cincangan daging ayam) dan
margarita cheese waffle (daging sapi).
Tersedia juga
Belgian ice cream yang terkenal lembut dan lumer di mulut dengan 20 rasa pilihan. Tak lupa terdapat praline yaitu cokelat mungil dengan isi yang bervariasi dan dicetak dengan berbagai bentuk.
Selain jenis
dessert, menu pembuka di sini juga tak kalah nikmatnya, di antaranya yang khas Belgia adalah beragam olahan
fried yaitu kentang goreng dengan daging gulung dan
mussels kerang hijau yang dikukus dengan berbagai sayuran dan lumuran saus spesial. Ada juga
vol au vent (puff pastry berbentuk
cube dengan isi daging ayam) dan
balletjes (bola daging cincang).
Tidak hanya Belgia, Brussels Spring juga menyediakan masakan dari negara lain semacam pasta,
steak, soup, salad, dan Indonesia
food. Untuk masakan nusantara, yang menjadi andalan di sini adalah ayam bumbu renyah. Menu ini terdiri dari nasi putih, ayam goreng, tahu pletok dan sambel tradisional. Komplet dan dijamin sedap. Ada juga asam-asam sapi (sop iga tanpa tulang), nasi goreng buntut, nasi goreng cabai rawit, dan sayur asem.
Untuk minuman, yang menjadi signature drink di sini adalah
coccain yaitu segelas susu yang dihangatkan dalam sebuah tungku mini kemudian dicampur dengan butiran cokelat bulat jenis
couverture yang bisa dipilih. Di minumannya juga dengan cara unik yaitu menggunakan sendok khusus yang memiliki lubang seperti sedotan.
Juga tersedia
blossom tea yaitu teh yang berbentuk bola kecil, lalu setelah diseduh mekar laksana bunga. Pelepas dahaga lain, di antaranya
coffee, fresh juice, smoothies, special blend, dan
milkshake. (tty)