Getting Time...
OKEFOOD | MakanYuk

Lezatnya Oleh-oleh Khas Semarang

SINDO
Selasa, 22 Maret 2011 13:20 wib
detail berita
Lumpia Semarang (Foto: Google)
LUMPIA dan bandeng presto hanyalah segelintir di antara sekian banyak makanan yang menjadi panganan khas Kota Semarang. Kelezatan dua sajian tersebut sekarang mudah dirasakan di mana saja.
 
Semarang termasuk kota yang sering dikunjungi dan menjadi destinasi wisata bagi sejumlah warga Indonesia karena kekayaan alamnya. Saat berkunjung ke kota ini, jangan pernah melewatkan kesempatan untuk mencicipi menu khasnya. Beberapa menu yang menjadi ciri khas Kota Semarang antara lain lumpia, wingko babat, bandeng presto, bakpia, tahu gimbal, tahu campur, mi kopyok, mi djowo, soto bangkong, petis kangkung, rujak cacah, mendoan, tahu petis, blanggem, mentho, timus, tahu susur, tahu pong, gethuk, mehong/sega kucing, sega becak, dan gilo-gilo.
 
Semarang memiliki komunitas Tionghoa yang cukup besar. Itu sebabnya, beberapa makanan yang disajikan pun memiliki unsur khas Tionghoa. Lumpia misalnya. Menu ini banyak ditemukan di Semarang dan menjadi makanan khas yang kerap dijadikan buah tangan dari kota tersebut. Bisa dikatakan, keberadaan lumpia cukup mampu dipertahankan di tengah gempuran makanan modern yang semakin banyak dicari. Usia satu abad sejak ditemukan adalah bukti betapa panganan ini tetap digemari masyarakat.
 
Menurut ahli kuliner Odilia Winneke, berdasarkan sejarahnya, konon lumpia Semarang diciptakan dan dirintis oleh pasangan suami-istri yang berasal dari dua kebudayaan serta negara yang berbeda, yaitu China dan Jawa. Pasangan suami-istri tersebut sebelum menikah memang dikenal sebagai penjual lumpia.
 
“Keistimewaan lumpia cukup terkenal. Bukan karena bentuk dan ukurannya, melainkan dari kelezatan rasa khas Semarang yang manis-manis asin,” kata Odilia.
 
Lumpia memiliki ciri khas pada bahan bakunya, yaitu rebung. Selain rebung dari bambu muda, beberapa bahan yang juga utama adalah udang dan telur, termasuk tepung terigu yang digunakan sebagai pembungkus. “Tidak sulit membuatnya. Hanya, saat memasak dibutuhkan keterampilan yang cekatan,” kata Odilia.
 
Makanan yang memiliki proses akhir dengan digoreng atau tanpa digoreng ini mempunyai bahan pelengkap yang tidak boleh ketinggalan bernama lokio yang mirip seperti daun bawang, plus saus lumpia yang berwarna kecokelatan, juga rasanya yang agak manis. Terdapat pula acar bawang bombai yang memberi sensasi rasa asam serta cabai rawit. Di beberapa toko yang menjual lumpia, ada yang menggunakan daun selada dan bawang merah untuk menjadikan rasa sajian tersebut semakin istimewa.
 
“Semua bahan tambahan itu menjadi pelengkap dan ciri khas lumpia. Semua cocok sekali dipadukan dengan lumpia,” ujar Odilia. Selain lumpia, Semarang juga menyimpan beberapa menu khas yang kerap dijadikan oleh-oleh, di antaranya yang paling terkenal adalah bandeng presto. Jika sedang jalan-jalan ke Kota Semarang, masyarakat pasti tidak lupa mampir ke Jalan Pandanaran. Pasalnya, jalan itu merupakan pusat penjualan oleh-oleh khas Semarang, termasuk bandeng presto.
 
“Oleh-oleh tradisional khas Semarang berupa bandeng presto termasuk baru dikenal, yaitu sekitar 20 tahun yang lalu,” kata Odilia. Bandeng presto merupakan ikan bandeng yang dibumbui dengan bawang putih, kunyit, serta garam, dan dimasak pada alas daun pisang menggunakan panci bertekanan tinggi yang biasanya disebut presto.
 
Presto adalah cara memasak dengan uap air yang bertekanan tinggi. Makanan yang dimasak dengan cara ini diletakkan di dalam panci yang dapat dikunci rapat. Air yang berada di dalam panci kemudian dipanaskan hingga mendidih. Uap air yang timbul akan mematangkan makanan yang berada di dalam panci tersebut. Cara ini dilakukan untuk membuat duri ikan bandeng menjadi lunak sehingga enak dimakan.
 
“Bandeng presto disukai banyak orang, termasuk anak-anak, karena durinya lunak sehingga mudah dimakan. Itu sangat baik karena selain gurih, bandeng presto juga mempunyai kandungan gizi yang tinggi,” ungkap Odilia.
 
Untuk penyajiannya, bandeng presto cukup digoreng di dalam minyak panas dan disajikan dengan sambal khas. Sementara bandeng presto yang sudah dibeli dan belum digoreng, umumnya dapat disimpan di lemari pendingin dalam kurun waktu yang cukup lama.
(tty)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Berita Terkait : Makan Yuk

Facebook Comment List

 
 

Lifestyle

Ingin Kenikmatan Seks? Coba Bertengkar di Ranjang!

Pria sangat suka bereksperimen soal seks. Sayangnya, wanita masih suka malu-malu untuk mengungkapkan hasrat bercinta kepada pasangan.

Celebrity

Dul Tak Tinggal Bareng Dhani Lagi Bukan karena Dipaksa Maia
Kabar mengenai Dul sudah tinggal bersama ibunda tercintanya, Maia Estianty tampaknya sudah bukan rahasia lagi. Guru spiritual sekaligus sahabat Maia, Umi Nung, membenarkan kabar tersebut. Dul sendiri yang memilih untuk tinggal bersama Maia.

Travel

Bandaranya Terburuk di Dunia, Presiden Filipina Minta Maaf
Presiden Filipina Benigno Aquino meminta maaf kepada penumpang yang tiba di Bandara Manila menyoal pendingin udara yang tak dapat berfungsi dengan baik. Akibatnya, bandara ini kemudian masuk daftar bandara terburuk versi situs perjalanan online.