Getting Time...
OKEFOOD | Pinggir Jalan

Nasi Aron, Makanan Menggugah Selera & Menyehatkan

Hana Purwadi - RCTI
Selasa, 17 Mei 2011 17:34 wib
detail berita
Nasi aron (Foto: Google)
BILA Anda berkunjung ke wisata Gunung Bromo, Probolinggo, tidak lengkap rasanya bila tidak mencicipi masakan khas warga Tengger bernama nasi aron. Selain rasanya yang menggugah selera makan, masakan yang satu ini juga sangat sehat karena bisa dipercaya menurunkan kolesterol dan diabetes.

Jika Anda pecinta wisata kuliner, tidak ada salahnya bila mencicipi menu nasi aron yang berada di kawasan wisata Gunung Bromo, Probolinggo.

Nasi aron merupakan masakan khas warga Tengger lereng Gunung Bromo, yang sangat menggugah selera nafsu makan kita. Kuliner yang berbahan jagung putih ini, tidak ada bedanya dengan nasi putih pada umumnya, hanya saja nasi aron lebih tahan kenyang, dan berasa gurih karena terbuat dari jagung  yang ada hanya di kawasan lereng Bromo.

Lebih nikmat lagi, nasi aron disantap dengan sayur daun ranti, campur kentang dengan  tahu, tempe, ikan laut sebagai lauk pauknya.

"Enak, sambalnya pas di udara dingin," kata seorang wisatawan Tutug.

Meski hanya dilengkapi lauk pauk tempe tahu, namun nasi aron terasa nikmat dengan sentuhan sambal terasi yang pedas, ditemani panorama Gunung Bromo yang eksotik.

Proses pembuatan nasi aron terbilang relatif mudah, hanya saja membutuhkan waktu selama empat hari untuk mempersiapkannya.

"Namanya nasi aron, bahan dasar jagung," jelas pembuat nasi aron Sri Wahayu.

Karena jagung yang hendak dijadikan nasi aron harus dipipil, kemudian ditumbuk, setengah halus, dan diendam dengan air selama kurang lebih empat hari, kemudian dijemur hingga kering.

Selanjutnya, jagung yang sudah di-treatment tersebut ditumbuk hingga halus, kemudian disaring (diayak) hingga halus, dan direbus selama 30 menit atau hingga matang. Dengan tambahan tahu tempe, sayur ranti, dan sambal terasi, masakan nasi aron siap disajikan.

Selain nikmat, nasi aron juga dipercaya bisa menjaga kesehatan karena daun ranti yang rasanya agak sedikit pahit bisa menurunkan kolestrol, serta diabetes.

Bahkan sesuai dengan cuaca di Bromo yang berhawa sejuk, nasi aron dipadu dengan sambal pedas bisa menahan lapar hingga berjam-jam.

"Cocok untuk kesehatan, daun ranti yang rasanya agak pahit, kolesterol, diabetes bisa turun," papar Kades Ngadisari Supoyo.

Untuk harga satu porsi nasi aron bagi empat orang, Anda hanya merogoh kocek sebesar Rp100 ribu saja.

Anda penasaran dan ingin mencicipi kuliner khas Tengger ini? Silakan berkunjung ke wisata Desa Seruni, di lereng Bromo. (nsa)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Berita Terkait : Pinggir Jalan

Facebook Comment List

FAVORIT CELEB

 
 
BACA JUGA »

Lifestyle

Jangan Biarkan Kulit Dehidrasi Selama Puasa
Kekurangan air dan nutrisi bisa menjadi salah satu penyebab kulit kering dan kusam selama sedang menjalankan ibadah puasa. Untuk itu, kulit tetap harus mendapat perhatian.

Celebrity

Dihujat di Instagram, Marshanda Beri Alasan Buka Hijab
Marshanda (Chacha) telah memutuskan membuka hijabnya. Aksinya itu langsung menghebohkan masyarakat Instagram. Mereka menyesalkan dan menanyakan keputusan Chacha membuka hijabnya.

Travel

Proses Mumifikasi oleh Suku Angga
Selama berabad-abad, suku Angga yang ada di Papua Nugini telah berlatih teknik mumifikasi yang cukup unik. Setelah merokok, mumi tidak dimakamkan di kuburan atau makam, melainkan ditempatkan di tebing curam.