SELAMAT datang di Kota 1001 Warung Kopi, demikian gapura di depan Kota Manggar, Kabupaten Belitung Timur menyambut para tamunya.
Di sepanjang jalan Anda akan menemukan banyak sekali warung kopi berdiri, baik warung kopi yang luasnya kecil hingga yang paling besar.
Warung kopi ini rata-rata buka pada sore hari, pukul 15.00 dan akan tutup pada 01.00, meski terkadang jika datang waktu ramainya bisa tutup hingga pukul 03.00.
Jenis kopi yang dihidangkan sangat bervariasi, mulai dari kopi susu, kopi hitam ukuran kecil atau yang besar biasanya mereka sebut kopi O, serta minuman lainnya. Meski santapan yang disediakan warung kopi hanyalah mi rebus, namun para pengunjung tetap ramai berkunjung.
Seperti halnya Warung Kopi Akui, sejak buka pukul 15.00, warung ini sudah ramai dikunjungi para penikmat kopi, salah satunya Ahin (57). Dia rela mengayuh sepedanya dari rumah yang berjarak lima kilometer hanya untuk menikmati kopi.
”Saya biasa
ngopi ke sini, hampir tiap hari. Biasanya sebelum cari ikan atau sepulangnya cari ikan. Saya jarang
ngopi di rumah, lebih enak di sini,” katanya sambil menyeruput kopi susunya.
Harga yang dibanderol Warung Kopi Akui pun terbilang murah, hanya Rp3.000 untuk rata-rata segelas kopi yang dihidangkan, namun di warung yang lain biasanya mencapai Rp4.000-Rp5.000.
Warung kopi yang terletak di Jalan Trem ini memang banyak dikunjungi para penikmat kopi, mungkin lantaran harganya yang memang jauh lebih murah dibandingkan warung kopi yang lain.
Ada beberapa pula warung kopi yang akan mengenakan biaya tambahan jika Anda menumpang untuk mengisi baterai telepon genggam, tarifnya sebesar Rp3.000 untuk satu perangkat.
(tty)