Yuk, Jajal Masak Nasi Goreng Jerman
Rabu, 19 Oktober 2011
16:32 wib
Johan Sompotan -
Okezone
(Foto: hajsmy)
TAK hanya Indonesia saja yang memiliki kekayaan kuliner bernama nasi goreng. Hampir seluruh negara punya menu satu ini, termasuk Jerman.
Meskipun memiliki kesamaan nama, pengolahan nasi goreng Indonesia dan Jerman cukup berbeda. Lalu, apa perbedaannya?
"Di Jerman, ada yang buat instan. Nasi gorengnya sudah tinggal dimasak saja. Aada yang sudah dikemas, nanti tinggal kita panaskan," kata Kristiana Rohder, Miss Jerman 2010 kepada okezone usai “October Fest Lufthansa 2011” di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2011).
Ia menambahkan, warga Jerman sangat dimanjakan oleh kuliner lantaran pengolahan yang cepat. Setelah membeli nasi goreng instan, kita tinggal menambahkan sajian yang diinginkan, misalnya telur, sosis, smoked beef, dan sebagainya. Bisa pula ditambahkan sayuran.
"Kalau di negara saya, bikin nasi goreng (bahasa Jerman 'gebratener reis'-red) biasanya dikasih bawang, brokoli, wortel, kacang merah, juga udang atau ayam. Lalu sebagai topping, ditaruh telor yang dibuat orak-arik," ujar wanita yang jago masak ini.
Walaupun banyak perbedaan, Kristiana tak menampik bila menyukai masakan Indonesia, asalkan tidak pedas. “Saya tidak tahan dengan rasa pedasnya, termasuk pas saya coba nasi goreng khas Indonesia di hotel tempat saya menginap," tutupnya. (ftr)