Getting Time...
OKEFOOD | Politik

Pemborosan anggaran, Pemerintah terus dikecam

Misbahol Munir (Okezone), Ferdinan (Okezone) - Okezone
Jum'at, 18 November 2011 19:24 wib
detail berita
Rapat Kabinet. (Dok. Okezone)
Sindonews.com - Jumlah anggaran negara yang dihabiskan hingga Rp30,7 miliar pertahun untuk kegiatan rapat kabinet terus menuai kritik. Hal itu sangat bertentangan dengan kondisi bangsa Indonesia saat ini.

Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Patrice Tio Capella menganggap ini suatu pemborosan. Apa lagi, jumlah hutang Indonesia saat ini mencapai sekira Rp1.700 triliun lebih. "Ini sesuatu yang irasional," ujar Patrice, Jakarta, Jumat (18/11/2011).

Dia mengatakan, Indonesia seharusnya melakukan pengetatan pengeluaran anggaran. "AS saja melakukan pengetatan pengeluaran untuk para pejabatnya," tukasnya.

Kritikan juga datang dari politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al-Habsy. Diakuinya, hanya untuk kegiatan rapat kabinet, biaya sebesar itu cukup mengejutkan dirinya.

"Berarti sehari satu koma sekian miliar. Ini biaya yang sangat besar, apa lagi di tengah himpitan hidup masyarakat seperti saat ini," tukas Aboe.

Anggota Komisi Hukum DPR ini menambahkan, rapat yang menghabiskan biaya sebesar itu, manfaatnya juga tidak dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Maka itu, dia mengetuk hati para elit di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II untuk berempati terhadap penderitaan masyarakat Indonesia saat ini.

Lanjutnya, masyarakat saat ini masih kesulitan untuk mendapatkan kesejahteraan hidup. Bahkan, untuk mendapatkan sebuah keadilan saja mereka juga masih kesulitan.

"Saya kira rakyat tidak akan mempersoalkan berapapun biaya yang diperlukan untuk rapat kabinet ketika memang kebijakan mereka dapat dirasakan langsung," imbuhnya.

Senada dengan Aboe Bakar. Politikus Partai Golkar, Nurul Arifin menilai Pemerintah telah melakukan suatu hal yang mubazir. Artinya, pemerintah telah melanggar aturannya sendiri yang telah dicanangkan sebelumnya untuk melakukan penghematan anggaran negara.

"Jika di pusat kekuasaan sendiri tidak efisien dan cenderung anggaran gemuk, maka bisa dibayangkan di tingkat pemerintahan dan birokratnya. Artinya banyak anggaran yang sifatnya tidak perlu tetapi diada-adakan," ucap Nurul.

Lebih lanjut dikatakan oleh anggota Komisi II DPR ini, biaya sebesar itu lebih bermanfaat jika digunakan untuk program yang dampaknya bisa dirasakan langsung masyarakat. "Menurut saya (alokasi anggaran itu-red) memang terlalu tinggi," tutupnya.

(kis)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

FAVORIT CELEB

 
 

Lifestyle

Moms, Begini Kenali Phedopelia yang Incar Anak-Anak

Phedopelia merupakan penjahat kelamin yang memangsa anak-anak di bawah umur. Anda sebagai orangtua harus berhati-hati dan mengenali tanda-tanda pelaku. Seperti apa?

Celebrity

Camel Petir Stres Terancam Gagal Jadi Anggota DPR
Hasil hitung cepat menempatkan partai yang mengusung Camel Petir berada di urutan buncit. Sebagai juru kampanye partai tersebut, Camel pun mengakui jika dirinya stres dengan perolehan angka yang di luar prediksi.

Travel

Raih 100 Juta Pengunduh, TripAdvisor Aplikasi Perjalanan Terpopuler
TripAdvisor mengumumkan pencapaian 100 juta pengunduh aplikasi gratis pada perangkat iPhone dan Android. Jumlah ini lebih dari dua kali lipat angka pencapaian tahun lalu, bahkan enam kali lipat dari tahun 2011.