Ramen Cemen Padukan Mi Lezat & Iga Bakar Nikmat
Senin, 9 Januari 2012
13:07 wib
SINDO
Mi ramen (Foto: rasamalaysia)
MI ramen, kini kian populer saja. Tak hanya di Jepang, negara asalnya, ramen juga sudah digandrungi di Indonesia.
Sensasi mi ramen ini, bukan saja rasa asin, guruh, dan pedasnya yang memikat, mi ini juga memenuhi segala kebutuhan nutrisi bagi tubuh. Lihat saja komposisi dasarnya, selain mi, juga dilengkapi daging sapi, telur, plus sayuran. Nah, untuk menyatukan dengan cita rasa Indonesia, mi ramen dileburkan dengan kuah yang memang dikenal lidah orang Indonesia.
Sebagai gebrakan baru, Ramen Cemen menyandingkan iga sapi sebagai toping khas. Terobosan ini sekaligus memetik fenomena iga bakar yang tengah digilai oleh beragam kalangan di Kota Bandung.
“Saya mengkreasikan ramen dengan tambahan iga sapi dengan racikan ramen baru bercita rasa Indonesia,” kata Mochammad Aditya Nugraha, owner Ramen Cemen.
Menurut dia, tempatnya itu berusaha memanjakan lidah orang Indonesia dengan mi asal negeri sakura. Melalui resep baru miliknya, banyak orang yang ternyata suka mi ramen buatannya itu.
Sementara menu spesial yang diusung Ramen Cemen adalah ribu yaki blue ramen. Sesuai namanya, mi yang digunakan cukup unik, warna biru. Namun dijamin, warna biru yang dibesut ini sangat aman bagi kesehatan. Komposisi ribu yaki blue ramen ini terdiri atas mi, sebagai bahan dasar, lalu iga bakar, telur, sayuran, dan rumput laut.
“Kami memang ingin menyesuaikan dengan tren dan sesuatu yang lagi diincar banyak orang. Untuk ramen ini iganya sendiri sudah kita masak dengan bumbu khas iga bakar, lalu dicelupkan ke dalam kuah ramen,” kata dia.
Sementara untuk kuahnya, bisa dipilih sesuai selera, ada kuah Xo yang rasanya didominasi asin-gurih, kuah miso dengan rasa asam-gurih, serta kuah kari yang gurih. Semua kuah itu diracik dengan resep bumbu Nusantara, termasuk olahan iga bakar yang dicampur dengan kuah ramen.
Selain ramen, tempat ini menambah variasi tambahan lewat menu udon, yakni salah satu jenis mi yang berasal dari Jepang. Mi udon memiliki ukuran lebih besar dan tebal dari mi biasanya. Teksturnya pun lebih kenyal dibandingkan dengan mi ramen. Tempat ini menamainya ribu yaki udon.
“Saya memilih iga bagian belakang yang 90 persen daging. Kalau iga sayap 60 persennya tulang. Hal ini untuk memudahkan pelanggan dalam memilih tema dalam bersantap,” paparnya.
Selain menyuguhkan toping iga, pelanggan bebas memilih kuah yang disukainya. Semua kuah, diracik dengan bumbu-bumbu dasar Indonesia yang dipadukan dengan bumbu-bumbu khas Jepang. Adapun kuah yang disajikan, spyci XO, XO, spicy miso, miso, dan kari.
Siti Nur Endah, penikmat mi ramen mengaku, ramen modifikasi selera Indonesia memiliki taste yang lezat. Menurut dia, semua rasa ada, mulai gurih, asin, manis, dan pedas. Kolaborasi rasa ini terbalut sempurna.
Di sisi lain, kedai ini juga menyuguhkan ramen dengan porsi besar. Tentu saja sangat mengenyangkan. Bicara soal harga, mi ramen ini sangat bersahabat dengan kantong.
“Rasanya sangat komplet dan mengenyangkan. Tambahan bumbu ini menjadi pelengkap kelezatannya. Saya sangat suka mi ini,” kata Siti. (ftr)