Empat Tanda Makanan Tak Layak Konsumsi
Kamis, 9 Februari 2012
15:18 wib
Johan Sompotan -
Okezone
(Foto: Getty Images)
MAKANAN yang terkontaminasi bakteri dan zat beracun tentu tak layak dikonsumsi. Beberapa pemicunya makanan yang disimpan lama dalam lemari es dan makanan yang tidak dimasak dengan sempurna.
Penyebab lainnya makanan terkontaminasi bakteri adalah tangan yang kotor ketika mengolahnya. Beberapa tanda menjadi petunjuk bila makanan sudah tidak layak dikonsumsi, seperti dilansir Ehow, Kamis (9/2/2012)
Bau
Makanan basi mudah dikenali lewat aromanya yang tajam. Misalnya ikan busuk, bau amonia akan keluar juga lantaran kandungan lemaknya sudah mulai rusak.
Penampilan
Bakteri akan muncul pada makanan yang memiliki kadar air tinggi. Hal ini dipicu oleh jamur sehingga tampak bintik berwarna putih dan abu-abu, misalnya pada keju, selai, roti, dan daging. Bila kadar airnya bertambah banyak, seperti pada pasta, keju, dan selai, buang segera makanan. Bertambahnya air menjadi tanda bakteri yang tumbuh pada tempat lembap.
Rasa
Rasa juga bisa mengungkapkan arti enak dari sebuah makanan. Susu dan yogurt, misalnya, akan terasa asam ketika terkontaminasi bakteri. Sementara buah dan sayuran akan terasa menyehatkan bila diolah tanpa menghilangkan gizinya. Namun, pastikan untuk turut memerhatikan waktu memasak agar tidak memicu munculnya bakteri.
Tidak ada tanda jelek
Ada beberapa makanan yang tidak akan menunjukkan tanda-tanda bila sudah terkontaminasi. Bakteri E.Coli, yang menyebabkan keracunan makanan, tidak menghasilkan perubahan bau dan rasa.
Nah, cara terbaik untuk menghindarinya adalah pastikan Anda memasak sampai matang sempurna. Jika Anda ragu-ragu terhadap kualitas apapun, lebih baik dibuang jangan disimpan, buanglah makanan yang telah melebihi batas waktu yang ditentukan.
(ftr)