Getting Time...
OKEFOOD | Icip-icip

Menantang Diri dengan Kuliner Ekstrim

Rabu, 15 Februari 2012 14:55 wib
Johan Sompotan - Okezone
detail berita
(Foto:CNNGo)
JIKA Anda datang ke China, beberapa sudutnya menawarkan olahan makanan dari binatang-binatang yang tidak lazim. Salah satu yang ditawarkan adalah makanan berbahan daging ular.
 
China dikenal memiliki banyak restoran yang menyediakan kuliner ekstrim, seperti otak monyet dan koala. Kini, hadir olahan daging ular. Sebagian pria China meyakini bahwa mengonsumsi olahan reptil akan meningkatkan kejantanan. Salah satunya seperti ditawarkan Restoran Jiu Long She 26, Shanghai, China.
 
Untuk mengonsumsinya, disarankan selagi panas sebab bila makanan yang disajikan sudah dingin, maka cita rasanya menjadi tidak enak. Selain itu, kadar minyak dan daging pada ular akan menempel di langit-langit mulut Anda.
 
Harga yang ditawarkan; bagian kepala ular 218 RMB (sekira Rp312 ribu), untuk olahan direbus seharga 58 RMB (sekira Rp83 ribu), atau olahan sup seharga 30 RMB (Rp43 ribu). Sementara bila ingin menyantap satu porsi, harganya 68 RMB (sekira Rp97 ribu). Demikian seperti dilansir CNNGo, Rabu (15/2/2012).
 
Warga China lebih memilih ular jenis uria shaw karena tidak berbisa dan dagingnya cukup kenyal. Sajian ular raja kobra juga laku, tetapi untuk bisa menikmatinya, Anda harus memesan dua atau tiga jam sebelumnya. Sebab, olahan daging kobra cukup memakan waktu, terlebih daging harus disajikan segar. Olahan yang biasa disukai adalah direbus bersama kaldu, setelah matang, konsumen hanya meminum air kaldu tersebut. Olahan rebus disukai mengingat tekstur ular cenderung sangat alot juga agar nutrisi daging tidak hilang begitu saja.
 
Restoran yang khusus menyajikan kuliner ekstrim ini juga menyediakan olahan kelinci, ayam hutan, dan angsa, tergantung musimnya. Olahan daging kelinci seharga 58 RMB (sekira Rp83 ribu) untuk porsi 500 gram serta angsa seharga 95 RMB (sekira Rp136 ribu) dengan porsi yang sama. (ftr)

Berita Terkait : Icip-Icip

Beri komentar

 
 

Lifestyle

Panggung Fesyen Sekadar Jual Mimpi?
Kehadiran model sebagai mediator desainer terhadap pelanggannya memang perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Model tidak sekadar merepresentasi keindahan busana, tapi juga mewakili realita pasar sesungguhnya.

Celebrity

Dinas Kesehatan Mediasi Kasus Malapraktik David "Peterpan"
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat Alma Luchaty mengatakan, pihaknya akan menjadi "orangtua" dalam kasus tuduhan malapraktik yang dilakukan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, kepada David "Peterpan".

Travel

Megahnya Gereja Salju Bavaria
yang satu ini sungguh unik. Ya, gereja yang terdapat di Desa Mitterfirmiansreut, Bavaria, Jerman ini terbuat dari es. Pasti Anda membayangkan betapa dingin berada di dalamnya.