Getting Time...
OKEFOOD | MakanYuk

Mengapa China Hadirkan Banyak Kuliner Ekstrem?

Selasa, 21 Februari 2012 16:25 wib
Johan Sompotan - Okezone
detail berita
Salah satu jenis Makanan ekstrim (Foto:CNNGo)
JANGAN heran bila bertandang ke China, Anda akan menemukan banyak kedai menawarkan makanan ekstrem. Nyatanya, santapan terbuat dari hewan hingga janin manusia bisa ditemukan di sini.
 
Menurut Executive Chef Pearl Restaurant Hotel JW Marriot, Chef John Chu, hampir semua binatang di dunia bisa ditemukan olahannya di China . "Pokoknya, bagian belakang hewan atau punggung yang sejajar dengan langit, maka hewan itu bisa dimakan, mulai dari ular, gajah, monyet, tapir, kuda nil, buaya, tikus, kucing, dan sebagainya. Tapi, tidak demikian dengan di Indonesia maupun negara Barat," jelasnya kepada okezone usai acara Chef Table di Hotel Sari Pan Pacific, Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (20/2/2012) malam.
 
Prinsip sama juga diterapkan pada healthy soup yang terbuat dari janin manusia. Menu yang sempat ramai dibicarakan di dunia maya ini dipercaya masyarakat China mampu memberikan khasiat awet muda dan kulit cerah.
 
Dia mengatakan, kebiasaan bersantap masyarakat China sudah mengakar dan menjadi tradisi yang dijalani sejak sebelum Masehi. Bukan hanya bagian otak, meliputi pula bagian daging yang lain. Contoh, menu otak monyet yang diyakini mampu menambah kecerdasan.
 
“Memang harganya mahal, makanya penjualannya masih ilegal," ujarnya.
 
Secara umum, ditandaskan Chef John Cu, mengolah makanan ekstrem tidak berbeda jauh dengan kuliner lainnya. “Proses memasaknya seperti pada umumnya, mulai dari di-steam, panggang, goreng, tergantung permintaan konsumen, seperti ikan hiu yang banyak minta dibuatkan sup," tutupnya. (ftr)

Berita Terkait : Makan Yuk

Beri komentar

 
 

Lifestyle

Panggung Fesyen Sekadar Jual Mimpi?
Kehadiran model sebagai mediator desainer terhadap pelanggannya memang perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Model tidak sekadar merepresentasi keindahan busana, tapi juga mewakili realita pasar sesungguhnya.

Celebrity

Dinas Kesehatan Mediasi Kasus Malapraktik David "Peterpan"
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat Alma Luchaty mengatakan, pihaknya akan menjadi "orangtua" dalam kasus tuduhan malapraktik yang dilakukan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, kepada David "Peterpan".

Travel

Mencari Cenderamata di Kamboja
Jika ingin menikmati wisata sejarah, Kamboja rasanya cocok disambangi. Wisata di negara ini memiliki beragam pilihan. Salah satunya wisata sejarah yang dikemas sedemikian rupa.