Kopitiam Bernapaskan Indonesia
Jum'at, 24 Februari 2012
20:13 wib
Johan Sompotan -
Okezone
(Foto:Twitter)
BILA selama ini gerai kopi di Indonesia selalu menyajikan makanan maupun minuman berbau Western, tidak dengan kedai kopitiam.
"Kita semuanya, mulai dari makanan serta minumannya adalah kuliner Indonesia . Bisa dibilang semua serba Indonesia ," jelas Mulyadi Praminta, Ketua Persatuan Pengusaha Kopitiam Indonesia (PPKTI) kepada okezone saat ditemui di Boutique KTV, Plaza Arcadia Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2012).
Dia menambahkan, pihaknya tidak mau menonjolkan sisi Western agar konsumen yang datang bisa mencintai kekayaan Tanah Air. "Karena kita cinta Indonesia, makanya kita enggak mau ada sentuhan luar negerinya," paparnya.
Demi menciptakan kenikmatan dalam mengonsumsi minuman dan makanan di kopitiam, dia menuturkan memang sengaja menampilkan suasana santai. "Kopitiam di Indonesia sudah ada sejak lama. Nuansa di kopitiam itu lebih enak karena saat Anda mengonsumsi makanan maupun minuman yang ada di kopitiam, Anda akan berasa jadi lebih santai," tutupnya.
Kopitiam atau kopi tiam adalah semacam kedai kopi dan tempat sarapan tradisional di Malaysia dan Singapura. Sementara di Indonesia, nama kedai kopi ini biasa digunakan di daerah Batam dan Medan. Istilah “kopitiam” berasal dari gabungan kata “kopi” yang merupakan bahasa Melayu, dan “tiam” yang dalam bahasa Hokkien berarti kedai.
Umumnya, di samping menyediakan minuman kopi, teh, atau susu, kedai kopi ini juga menawarkan beragam sajian sederhana. Contohnya telur rebus, dan yang paling terkenal adalah kaya toast atau roti bakar dengan selai srikaya.
Kelebihan kedai kopi ini adalah menawarkan kopi dengan selera lokal yang otomatis memiliki harga lebih murah. Meja dan kursi untuk pembeli diletakkan di bagian depan kopitiam yang terbuka, berdekatan dengan tempat orang lalu lalang (ftr)