Getting Time...
OKEFOOD | Konsultasi Okefood

Sup Ayam Enak, Ini Triknya

Johan Sompotan - Okezone
Jum'at, 16 Maret 2012 19:01 wib
detail berita
(Foto:infomakan)
HALO, Saya Yulianti (40). Saya dan sekeluarga gemar mengonsumsi sup ayam. Rasa kuah kaldu ayam serta isi sup membuat kami menyukai makanan ini demi alasan sehat.
 
Ada satu persoalan sering saya temukan, sup ayam kadang terasa kurang gurih. Saya mau tanya, bagaimana membuat sup ayam lezat? Terima kasih jawabannya.
 
Yulianti-Depok Baru
 
Jawab:
 
Sup ayam lezat saat kita menyantapnya selagi panas untuk merasakan aroma serta cita rasanya. Bila saat masih panas aroma wangi serta kaldunya kurang terasa, itu tandanya sup ayam yang Anda buat kurang pas.
 
Sebelum membuat sup ayam, Anda harus terlebih dahulu membersihkan ayam karena ini merupakan unsur terpenting dalam mengolahnya. Lalu, didihkan air. Masukkan daun bawang dan seledri yang telah dipotong halus. Setelah itu, masukkan ayam.
 
Selagi ayam direbus dengan api kecil, Anda bisa menumis bawang putih keprek dan memasukkannya ke kuah sup. Satu ekor ayam cukup gunakan enam siung bawang putih. Bawang putih berguna memberi aroma wangi pada sup.
 
Selanjutnya, Anda siapkan jahe serta serai untuk menambah rasa pada olahan sup ayam. Fungsi jahe dan serai adalah mengangkat bau anyir ayam. Jahe dan serai tidak usah ditumis karena tidak akan memengaruhi rasa sup.
 
Jika semua sudah dimasukkan dan ayam setengah empuk, masukkan wortel dan jamur. Masak hingga matang. Sup ayam pun siap disajikan.
 
Sisca Soewitomo
Pakar Kuliner
  (ftr)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Berita Terkait : Konsultasi

Facebook Comment List

 
 
BACA JUGA »

Celebrity

Beredar, Foto Syur Mirip Yenny "3 Kucing"
Yenny Anggraeny, salah satu personel 3 Kucing kembali menuai sensasi. Setelah sempat dinyatakan hilang, beberapa waktu lalu,  kini foto bugil yang mirip Yenny tersebar di dunia maya.

Travel

Digaji Rendah, Pemandu Wisata Everest Mogok Kerja
Badan pariwisata Nepal tengah berusaha meyakinkan Sherpa (penduduk asli Nepal) untuk tetap bekerja sebagai pemandu wisatawan yang ingin mendaki puncak tertinggi dunia, Everest. Para Sherpa sempat menolak bekerja karena banyak di antara mereka yang terbunuh saat mengantar wisatawan ke puncak tersebut.