Meminimalisir Potensi Bakteri pada Daging
Fitri Yulianti -
Okezone
Minggu, 27 Mei 2012
14:04 wib
(Foto: corbis)
YAKINKAH Anda bahwa sumber protein segar yang dimasukkan ke keranjang belanja bebas dari bakteri? Beberapa fakta mampu menjawabnya.
Daging, unggas, ataupun makanan laut yang biasa mengisi waktu makan ternyata menyimpan rahasia mengenai bakteri, seperti dikutip Self. Berikut adalah panduan untuk menjaga menu makan Anda tetap aman:
Unggas
Ketika membeli unggas ataupun telur, carilah yang bersertifikat organik atau yang diperlakukan manusiawi. Ketika hendak mengolahnya, cuci bersih unggas yang telah dibeli kemudian simpan di lemari es. Bila belum ingin diolah dalam satu atau dua hari mendatang, simpan unggas di freezer.
Daging
Bila memungkinkan, belilah daging sapi organik yang bebas antibiotik serta diberi makan rumput ketika diternak. Masukkan daging mentah dalam keranjang ketika Anda akan menyelesaikan sesi belanja. Dan jika jarak tempat berbelanja dengan rumah Anda terbilang cukup jauh, pertimbangkan untuk menjaga daging tetap segar dengan meminta es dari petugas swalayan. Anda bisa membawanya ke dalam mobil.
Untuk memersiapkannya, tak perlu membilas daging karena proses memasak akan membunuh bekteri yang ada di permukaannya. Anda bisa membekukan atau menyimpan daging dalam lemari es selama tiga sampai lima hari, tapi sebaiknya hanya satu atau dua hari.
Untuk memasaknya, olah daging sapi, kambing, dan lainnya pada suhu minimal 71 derajat Celcius sedangkan steak pada suhu 62 derajat Celcius.
Udang
Belilah udang bebas antibiotik atau diternak secara alami. Tubuh udang segar tembus pandang dengan daging berwarna mengkilap. Bila membeli udang dalam keadaan beku, hindari tas atau kotak dengan kristal-kristal es karena mungkin telah dicairkan dan dibekukan kembali.
Sementara untuk persiapan, simpan udang dalam lemari es atau di atas es, dan gunakannya dalam jangka dua hari mendatang. Udang bisa dibungkus dalam kertas plastik, kertas foil atau kedap udara, lalu bekukan.
Masak udang dalam suhu 62 derajat Celcius atau sampai udang terlihat buram. Jaga udang tetap di atas es, jadi sebaiknya ambil porsi sesuai kebutuhan sehingga sisa udang tidak sempat terpapar udara luar.
Sayuran
Bakteri resisten bisa ditemukan pada wortel, tomat hijau, dan kecambah. Belilah sayuran sesegar mungkin, kemasan yang rusak menunjukkan penanganan sayuran yang buruk.
Dan ketika mengolahnya, potong bagian sayuran yang rusak atau memar kemudian cuci sayuran dengan air dan keringkan dengan handuk kertas. Jika Anda telah menyimpan dan mencuci dengan benar, sayuran mentah juga tak masalah. Namun, penting untuk selalu memasak kecambah, lobak, dan beberapa sayuran lain yang tumbuh dalam kondisi hangat serta lembap karena memungkinkan tumbuhnya bakteri. (ftr)