Getting Time...
OKEFOOD | MakanYuk

Susu Terbaik untuk Anak-Anak

Johan Sompotan - Okezone
Rabu, 30 Mei 2012 13:30 wib
detail berita
(Foto:Corbis)
SUSU memiliki kekuatan rasa serta nutrisi yang bagus buat tubuh terlebih untuk tulang tetapi nyatanya konsumsi susu pun tak boleh sembarangan.
 
Seperti dilansir Healthyfood bahwa susu sapi tidak boleh diberikan kepada bayi atau yang masih dibawah usia 12 bulan, karena sistem pencernaan mereka masih berkembang dan sebelum 12 bulan masih ada resiko pendarahan perut terlebih mengonsumsi susu sapi.
 
Bukan hanya itu saja, ada juga resiko terkena alergi terutama pada keluarga yang memiliki riwayat alergi, hanya susu formula bayi maupun air susu ibu yang harus dikonsumsi.
 
Setelah usia 12 bulan, susu merupakan tambahan penting untuk melakukan diet, hal ini dapat diberikan susu sapi atau susu kedelai jika ingin memperkaya kalsium. Berikan 500 sampai 600 ml susu setelah menginjak satu dan dua tahun anak tersebut
 
Susu pun merupakan sumber nutrisi dan energi untuk balita tetapi mereka tidak harus memiliki terlalu banyak karena anak-anak masih memiliki kapasitas perut kecil, belum lagi ditambah makanan lain yang mereka butuhkan untuk menyeimbangkan makanan mereka.
 
Sebelum menginjak usia dua tahun, balita membutuhkan susu tinggi lemak karena mereka memiliki kebutuhan seperti enegri yang tinggi, tapi setelah dua tahun anak bisa berubah menjadi rendah lemak susu.
(ftr)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Berita Terkait : Susu

Facebook Comment List

 
 
BACA JUGA »

Lifestyle

Jangan Biarkan Kulit Dehidrasi Selama Puasa
Kekurangan air dan nutrisi bisa menjadi salah satu penyebab kulit kering dan kusam selama sedang menjalankan ibadah puasa. Untuk itu, kulit tetap harus mendapat perhatian.

Celebrity

Wali: Israel Itu Zalim!
Band Wali tampaknya tidak main-main dalam memberikan dukungan bagi warga Palestina yang tengah dizalimi oleh Israel.

Travel

Proses Mumifikasi oleh Suku Angga
Selama berabad-abad, suku Angga yang ada di Papua Nugini telah berlatih teknik mumifikasi yang cukup unik. Setelah merokok, mumi tidak dimakamkan di kuburan atau makam, melainkan ditempatkan di tebing curam.