Getting Time...
OKEFOOD | Tips Oke

Minyak Goreng atau Mentega, Mana Lebih Baik?

Johan Sompotan - Okezone
Kamis, 7 Juni 2012 10:55 wib
detail berita
(Foto: gettyimages)
MINYAK dibutuhkan dalam mengolah masakan. Namun kini, manusia semakin memikirkan kesehatan sehingga lebih memilih olahan rebus. Sebenarnya, apakah minyak goreng baik untuk Anda?

Jenis minyak terburuk adalah bahan dalam makanan kemasan, termasuk roti, keripik, kerupuk, maupun permen. Minyak terhidrogenasi parsial adalah minyak nabati yang telah berubah menjadi bahan kimia, di mana produsen makanan sering menambahkannya ke produk mereka karena dapat membantu makanan bertahan kesegarannya.

Faktanya, sebagian minyak terhidrogenasi dapat mendatangkan malapetaka kesehatan jantung. The American Heart Association merekomendasikan bahwa tidak lebih dari satu persen dari total kalori harian berasal dari lemak trans. Makanan mengandung lemak trans akan tercantum dengan istilah "lemak jenuh" pada kemasan. Demikian seperti dilansir Womansday.

Lebih baik mentega atau minyak?

Dari sudut pandang kesehatan, minyak zaitun adalah pilihan terbaik tapi mentega juga masih bisa digunakan. Minyak adalah campuran lemak, termasuk asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA), asam lemak tak jenuh ganda, dan asam lemak jenuh (SFA) sedangkan mentega merupakan minyak yang dipadatkan.

Minyak zaitun menurunkan risiko penyakit jantung. Di sisi lain, mentega tinggi lemak jenuh yang meningkatkan kolesterol dan peradangan dalam tubuh. Jadi, secara umum yang terbaik digunakan adalah minyak zaitun ketimbang mentega.

Namun bila bicara aroma dan rasa, mentega bekerja lebih baik pada olahan panggang, termasuk membuat kue, biskuit, dan kue kering. Jadi, tidak masalah menggunakan mentega untuk sesekali saja.

Menyimpan minyak

Suhu panas, cahaya, dan udara akan membuat minyak cepat berbau tengik. Ini bisa menyebabkan kanker bila terus-menerus digunakan. Minyak kaya PUFA, seperti kenari dan biji rami sebaiknya disimpan dalam lemari es dalam wadah tertutup. Salah satu minyak yang bisa disimpan dengan cara tersebut adalah minyak zaitun. Tapi, tetap lindungi dengan menutupnya rapat, simpan di tempat gelap, dan jauh dari kompor atau sumber panas lainnya.

Lemak jenuh seperti mentega dapat menahan suhu panas, tapi harus didinginkan karena mengandung susu agar tidak berbau. Jika minyak disimpan dengan benar, ketahanannya akan sampai enam bulan hingga setahun.

Ketika belanja minyak, ambil botol yang berada paling belakang karena di situlah minyak lebih terlindungi dari pencahayaan yang membutnya mudah berbau tengik. Periksa botol dan tanggal kedaluwarsanya. Ketika Anda membuka botol, dan tidak ada bau tengik, itu tanda minyak dalam kondisi bagus. (ftr)

Berita Terkait : Minyak

Beri komentar

 
 
BACA JUGA »

Celebrity

Didatangi FPI, Eyang Subur Ceraikan Empat Istrinya Hari Ini
Front Pembela Islam (FPI) berencana mendatangi kediaman Eyang Subur hari ini. Kedatangan mereka terkait pelepasan empat orang istri Eyang Subur sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Travel

5 Pemicu Kemarahan Pramugari
Pramugari adalah orang yang bertanggung jawab atas Anda selama penerbangan. Pramugari bukanlah pembantu Anda.