Cireng, Camilan Kesukaan Ryan "d'Masiv"
Johan Sompotan -
Okezone
Rabu, 13 Juni 2012
12:53 wib
Ryan d'Masiv/tengah (Foto: Johan/Okezone)
BANYAK camilan ditawarkan, mulai kedai pinggir jalan, warung tenda, hingga restoran. Bagi Ryan d'Masiv, camilan favoritnya adalah cireng.
"Enggak tahu kenapa, saya suka banget cireng. Kalau ada cireng, pasti saya makan," tuturnya saat berkunjung ke redaksi tabloid Genie di Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (13/6/2012).
Ryan mengatakan, cireng telah menjadi camilan favoritnya sejak dia kecil. Alasannya, cireng memiliki tekstur kenyal dan rasa yang gurih. Untuk teman bersantap cireng, Ryan biasanya menambahkan saus atau cabai rawit.
"Biar ada rasa lain, saya suka berikan saus, jadi mantap deh makan cirengnya," imbuhnya.
Sayang, kesukaan ngemil cireng terpaksa harus dihentikan sementara. Pasalnya, Ryan mengeluhkan tenggorokannya bermasalah.
"Beberapa waktu lalu, saya sempat dirawat di rumah sakit karena makan cireng. Pas saya tanya ke dokter, dia bilang penyebabnya makanan berminyak, seperti cireng," tutupnya.
Cireng merupakan singkatan dari aci (tepung kanji dalam bahasa Sunda) goreng. Camilan ini sangat populer di daerah Priangan, dan dijual dalam berbagai bentuk dan variasi rasa. Bahan pembuatnya cukup sederhana, terdiri dari tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam, bawang putih, kedelai, daun bawang, dan minyak goreng.
Seiring dengan perkembangan zaman, seperti dilansir dari Wikipedia, cireng telah terinovasi hingga variasi rasa, seperti daging ayam, sapi, sosis, bakso, keju, hingga ayam teriyaki. Sekarang, Cireng tidak hanya terdapat di Priangan, tetapi sudah menyebar ke hampir seluruh penjuru Nusantara. Cireng yang dulu umumnya dijual pedagang yang menaiki sepeda, kini telah tersedia secara online. (ftr)