Inspirasi d'Masiv Cemerlang Usai Makan di Warung
Johan Sompotan -
Okezone
Minggu, 17 Juni 2012
17:15 wib
D'masiv (Foto:Blogspot)
BAGI grup band d'Masiv, makan tidak harus di restoran mewah demi menjaga imej. Grup band yang terbentuk 2003 ini justru menyukai menu makanan warung pinggir jalan.
"Kami semua memang hobi makan, tapi kami lebih menyukai warung makan pinggir jalan dengan alasan kebersamaan, buat musik jadi makin hidup," tutur Ryan, sang vokalis, saat berkunjung ke redaksi tabloid Genie di Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, baru-baru ini.
Selain menjadikan inspirasi bermusik kian cemerlang, grup band yang digawangi Rian Ekky Pradipta (vokal), Dwiki Aditya Marsall (gitaris), Nurul Damar Ramadan (gitaris), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bass), dan Wahyu Piadji (drum) ini juga mencari olahan tradisional.
"Kami pernah makan di Yogya, kalau enggak salah lagi makan gudeg. Di situ kami melihat bagaimana proses membuatnya, masih tradisional, itu yang kami cari karena sekarang jarang susah nemuin," imbuhnya.
Sementara mengenai rasa, para personel d’Masiv tidak terlalu memermasalahkannya. "Kalau ditanya suka pedas atau tidak, kita apa adanya saja. Semua rasa suka, asalkan halal," ujarnya.
Dan jika sedang melakukan tur luar kota, d'Masiv pasti meluangkan waktu mencicipi kuliner daerah. "Semua makanan di Indonesia kami suka, mulai dari papeda, soto banjar, pempek, ikan tude, sambal dabu-dabu, tapi buat kami ada satu kota yang kami suka, yaitu Medan. Di sana, mulai dari kue hingga makanan berat, semua enak. Kalau ke sana, kami pasti bawa banyak oleh-oleh makanan," tutupnya. (ftr)