Getting Time...
OKEFOOD | MakanYuk

Pedas Kuliner Bali Tak Hilangkan Rasa Lain

Johan Sompotan - Okezone
Kamis, 21 Juni 2012 13:15 wib
detail berita
(Foto:Blogspot)
RASA pedas mendominasi kuliner Indonesia, seperti juga masakan Bali. Bagi masyarakat Pulau Dewata, tanpa rasa pedas kekhasan masakan akan hilang.

"Bali sangat suka pedas, bahkan pedasnya tajam sekali," kata Chef Made Pasek dari Hotel Waka Gangga Bali, kepada Okezone saat ditemui di Hotel Le Grandeur, Jakarta, baru-baru ini.

Menurutnya, bila tidak terdapat rasa pedas pada kuliner Bali, maka tidak ada kenikmatan. Rasa pedas ini terutama dihasilkan dari rempah-rempah, seperti cabai, pala, lada hitam, lada putih, dan jahe.

“Selain ada pedas, rasa hangat juga mendominasi," lanjutnya.

Proses pengolahannya, bumbu dan rempah yang digunakan dihaluskan, bisa dengan diulek, ditumbuk, maupun dibakar terlebih dahulu. Dengan ini, aroma rempah pun kian menajamkan rasa sambal.

"Makanan Bali dasarnya base gede, artinya bumbu lengkap. Di dalamnya ada bawang merah, bawang putih, kencur, kunyit, cabai merah, dan lengkuas yang dicincang, giling, atau ulek," imbuhnya.

Mereka yang tidak menyukai rasa pedas beralasan bahwa rasa pedas menghilangkan rasa lainnya dalam masakan. Baginya, rasa pedas pada masakan Bali yang dihasilkan dari rempah-rempah mempunyai rasa berbeda.

"Rasa pedas yang dimiliki Bali enggak menghilangkan rasa karena pedasnya muncul dari olahan alami," tutupnya. (ftr)

Berita Terkait : Kuliner Nusantara

Beri komentar

 
 

Celebrity

Rugi Miliaran Rupiah, Tommy Kurniawan Jatuh Miskin
Setelah usaha yang dirintisnya bangkrut karena mengalami kerugian Rp6 miliar, Tommy Kurniawan tidak memiliki apa-apa untuk membayar utangnya.

Travel

Bandara Juanda Siap Beroperasi 24 Jam
Seiring peningkatan jumlah pemakai jasa penerbangan, Bandara Internasional Juanda Surabaya akan dioperasikan 24 jam. Rencana akan direalisasikan awal Juni 2013 mendatang.