Getting Time...
OKEFOOD | Icip-icip

Marbol, Martabak Selembut Bolu Khas Bandung

Fitri Yulianti - Okezone
Sabtu, 23 Juni 2012 19:10 wib
detail berita
(Foto:Fitri Yulianti)
INI martabak atau bolu? Dua-dua benar karena kue ini bernama martabak bolu atau biasa disebut marbol. Yuk, cicipi kelembutannya!

Martabak memiliki tekstur kering di pinggir, tapi semakin lembut ke bagian tengah. Pilihan isi yang populer adalah cokelat dan keju. Sementara itu, bolu bertekstur lembut pada seluruh bagiannya, dengan rasa yang juga manis. Bagaimana jika keduanya digabung? Hasilnya adalah martabak bolu alias marbol yang lebih nikmat.

Perbedaan marbol dengan martabak biasa terletak pada permukaannya. Martabak manis biasa berkulit mengkilat karena olesan mentega juga memiliki kulit tepi. Sementara, permukaan marbol tidak berminyak, lembut dan tidak berkulit tepi. Karena itu, marbol tidak mengeras jika sudah dingin.

Marbol dipopulerkan oleh Golden Bell asal Bandung sejak September 2007. Marbol Golden Bell dikelola Nadia bersama adiknya, yang lebih fokus pada bagian produksi sedangkan Nadia memilih untuk mengurusi pemasaran.

"Saya tertarik membuka usaha ini karena fasilitasnya sudah tersedia. Saya ingin menciptakan inovasi makanan baru sekaligus mengangkat nama Golden Bell yang pernah menjadi kebanggaan orangtua kami," tutur Nadia ketika ditemui di Bandung, beberapa waktu lalu.

Martabak Golden Bell dikemas eksklusif, dusnya rapi dan kokoh sehingga tidak mudah rusak. Martabak dipotong hanya menjadi dua bagian sehingga kita bisa memotongnya sesuai selera, apalagi ada pisau plastik yang disediakan pada setiap dusnya. Isiannya beragam; mulai keju, keju cokelat, kacang cokelat, keju kismis, hingga keju kacang cokelat.

Nadia mengaku, kemasan marbolnya dibuat eksklusif agar tidak memalukan ketika dibawa sebagai oleh-oleh. Maklum, Marbol Golden Bell sudah dipasarkan hampir ke seluruh Indonesia hingga ke mancanegara, seperti Jerman, Singapura, Hong Kong, Filipina, China, Belanda, Yunani, Belgia, Afrika, dan lainnya. Marbol ini bisa bertahan dua hari jika dimasukkan ke lemari es, dan selama empat hari (tanpa bahan pengawet).

"Bahan yang digunakan hampir sama seperti martabak manis biasa, yaitu terigu, gula, telur, dan susu, tapi kami menggunakan bahan kualitas prima, jadi lembut dan tahan lama, " paparnya.

Marbol Golden Bell dijual dengan harga Rp31.000 hingga Rp37.500 per dus, tergantung isian yang dikehendaki. Nah, bila sempat bertandang ke Bandung, kini carilah marbol, oleh-oleh baru khas Bandung. (ftr)

Berita Terkait : Kuliner Nusantara

Beri komentar

 
 

Lifestyle

Ini Dia 51 Finalis Cantik Miss World 2013
Sekira 120 finalis akan berkompetisi memperebutkan mahkota Miss World 2013. Hingga kini, sebanyak 51 kontestan sudah diketahui sosoknya.

Celebrity

Hamil Anak Kedua, Shanty Ngebet Berjingkrak
Kabar bahagia datang dari penyanyi Shanty. Wanita asal Sukabumi itu tengah mengandung anak kedua pernikahannya dengan Sebastian Paredes.

Travel

Lagi, Turis Tewas Setelah Tenggak Arak Bali Oplosan
Arak Bali oplosan kembali memakan korban. Kali ini menewaskan seorang turis asal Inggris, yang merenggang nyawa setelah minum campuran arak Bali dan methanol.