Olahan Autentik Jepang Rumahan
SINDO
Jum'at, 6 Juli 2012
14:04 wib
(Foto:Tempatmakanenak)
ANDA penyuka kuliner khas Jepang? Kini saatnya petualangan itu diperluas dengan olahan yang lain dari biasa. Di Bandung, ada sebuah kedai sederhana yang memadukan masakan autentik ala rumahan.
Tidak hanya berbicara sushi atau sashimi,tapi ragamnya sudah banyak mengalami modifikasi. Racikan Jepang rumahan ini bisa dijumpai di kedai berjuluk Oishinbo di kawasan Trunojoyo, Kota Bandung. Sang pemilik, Miyako Tsuruoka, mengatakan bahwa konsep kedai bersahaja ini menawarkan olahan autentik Jepang. Sebagai andalan, ada menu eksotik nigiri gunkan. Sejalan dengan perguliran tren, penikmat kuliner di Bandung lebih memfavoritkan menu fusion yang kini tengah melejit.
Oishinbo atau Quishinbo yang artinya master kuliner bertujuan menyuguhkan hidangan Jepang yang cita rasanya paling kawakan. Untuk mengentalkan atmosfer itu, Miyako melengkapi kedainya dengan perpaduan bumbu orisinal dan penyesuaian selera orang Indonesia.
“Sejak awal buka pada 2007, saya menawarkan konsep kedai bar ala Jepang yang terjangkau berbagai kalangan. Karena Bandung lekat dengan gaya hidup nongkrong, akhirnya disediakan kursi dan meja agar terkesan lebih santai. Pokoknya sasaran lebih mengarah kepada pelajar dan mahasiswa,” ujar wanita blasteran Jepang-Indonesia ini.
Keunikan kedai ini terepresentasi sempurna lewat menu sup kepala ikan salmon.Ternyata tak hanya rumah makan Padang yang memiliki racikan kepala ikan. Di Jepang, ada pula masakan autentik yang menggunakan kepala ikan salmon segar sebagai bahan bakunya. Bila sebelumnya Anda mengetahui salmon dalam seporsi sushi dan sashimi, kali ini Anda bisa mencobanya dalam kuah sup panas yang menggoda selera.
Lihat saja komposisinya,semangkuk sup ini disajikan dengan presentasi kepala ikan berukuran besar yang masih menyajikan banyak daging. Kelezatan sup ini lebih istimewa dari kepala ikan pada umumnya. Salmon yang dikenal ikan sarat nutrisi dan tanpa pengawet ini sanggup menyumbangkan lemak,daging, dan tekstur tulang yang renyah. Sementara kuahnya menghasilkan cita rasa kaldu ikan yang pekat sekaligus gurih.
“Sekilas sup ikan salmon tidak menggugah selera. Namun, setelah dicoba, kita bisa merasakan sensasi kuah kaldunya yang sangat gurih.Acara makan juga semakin seru dengan tekstur tulang rawan, lemak, serta bercampur dengan daging yang sangat lembut. Setelah mencoba sekali, banyak pengunjung yang akhirnya jadi ketagihan,” kata dia. Pada khasanah ramen, kedai Oishinbo memiliki menu jawara.
Dengan modifikasi kari ramen,Miyako menjajal ramen dengan keunggulan kuahnya yang menggunakan bumbu kari.Sesuai rempah kari pada umumnya, ramenini mempunyai aroma kari yang pekat dan menggoda selera.“Ini salah satu ramen yang saya buat sebagai modifikasi Jepang dan Indonesia. Untuk kuahnya saya kolaborasikan kuah kari dengan mi ramen yang sudah dicampur dengan wijen dan bubuk nori. Untuk topping, dihadirkan telur rebus dan naruto atau bakso ikan,” ungkap dia.
Demi mengikuti selera pasar,kedai Oishinbo tak luput menampilkan koleksi sushi fusion-nya. Uniknya,setiap menu yang diracik menyandang titel beberapa kota besar di Jepang, misalnya Harajuku, Aoyama, Shinbasi, Tokyo Tower, dan masih banyak lagi. Meski bergenre fusion, Miyako tak serta-merta mengubah kandungan dan tampilan aslinya. Berbagai bahan itu dileburnya menjadi satu menu baru yang harmonis di lidah.
Salah satu sushi yang paling digandrungi adalah shinbasi kanikasu. Betapa cantiknya sajian ini saat racikan fusion mendaulat tobico alias telur ikan terbang, rumput laut kering, dan mayones,lalu digulung dengan istilah california roll. Tampilan shinbasi semakin sempurna dengan tambahan topping kurogoma atau wijen hitam,abon ikan, dan kuning telur.
“Menu fusion yang jadi favorit adalah aoyama roll. Orang-orang sangat menyukainya karena roll ini berisi ebi tempura, mentimun, dan mayones. Di atasnya diberi wijen hitam, keju bakar, dan bubuk nori. Kalau yang doyan pedas bisa ditambah togarashi,” imbuhnya.
Seperti janji Miyako, di kedai Oishinbo tak ada menu yang ditawarkan dengan harga fantastis. Seluruh titel olahan ditawarkan mulai Rp 5.000 hingga Rp 45.000 per porsi. (ftr)