Berbagai Jenis Hantu Ada Di Warung Es Pocong
Bonita Ningsih -
Okezone
Jum'at, 13 Juli 2012
19:05 wib
(Foto:Blogspot)
MENDENGAR kata hantu, pasti akan terbayang menyeramkan. Bagaimana jika hantu-hantu itu bisa kita nikmati dengan lezat di lidah kita? Hmmm pasti akan merasakan sensasi yang beda ya.
Hantu-hantu tersebut dapat kita temui di warung es pocong Margonda dekat stasiun Universitas Indonesia (UI) Depok. Eits, tapi jangan difikir hantu-hantu tersebut menyeramkan ya? Karena hantu-hantu itu hanya ada dalam menu makanan di warung tersebut.
Ada kolor ijo, jalangkung, kuntilanak, sundel bolong, hantu laut, setan brekele, dan masih banyak nama lainnya, merupakan minuman yang dijual di warung tersebut.
Minuman-minuman itu semua terbuat dari campuran soda yang dikombinasikan dengan perasa buah-buahan tergantung dari nama minumannya. Seperti sundel bolong yang merupakan percampuran strawberrry dengan soda, hantu laut merupakan percampuran sirsak dan soda, jalangkung merupakan percampuran jambu dan soda, dan masih banyak percampuran lainnya.
Ide mencampurkan soda dengan perasa buah-buahan ini dikatakan Boni, penanggungjawab warung tersebut karena dia teringat saat masih sekolah sering membuat es buah dicampur soda. “Waktu sekolah dulu saya sama teman-teman saya suka bikin es buah dicampur soda. Pas dicoba, rasanya lebih enak dicampur soda dibanding air putih, jadi saya terinspirasi mencampurkan soda disetiap minuman yang ada disini,” ujarnya saat ditemui Okezone baru-baru ini.
Setiap harinya, warung tersebut dapat menghabiskan soda sebanyak empat krat. “Sehari biasanya habis empat krat, satu krat itu 24 botol isinya, dan satu botol soda untuk dua gelas minuman,” tambahnya.
Dengan memakai nama jenis hantu disetiap minumnya, diharapkan dapat menarik perhatian pengunjungnya. “Nama-namanya tuh bikin penasaran buat dicoba, soalnya kan dari nama-nama setan gitu. Emang agak serem sih namanya, tapi itulah ciri khasnya,” ucap Desintha pengunjung warung tersebut.
Selain nama minuman yang diambil dari nama-nama hantu, terdapat juga makanan lainnya seperti mi ronggeng dan jenglot. “Sesuai namanya, ronggeng itu kan kaya nama goyangan, jadi diharapkan mi ronggeng dapat menggoyang lidah penikmatnya,” ujarnya. Dan untuk jenglot sendiri merupakan kentang goreng yang diserut tipis agar menyerupai rambut jenglot. “Topingnya kita menggunakan saus spaghetti dan parutan keju,” jelasnya lagi.
Disini juga terdapat menu makanan baru yaitu roti bakar mohawk. “Ya sebenernya gak baru banget sih, udah dua tahun ada cuma jarang ada aja soalnya rotinya kita bikin sendiri,” ucapnya. Tersedia tujuh varian rasa untuk menikmati roti bakar mohawk, seperti blueberry, strawberry, coklat, kismis, keju, durian, dan kombinasi.
Masalah harga jangan khawatir, karena semua harga minuman tersebut hanya Rp6.000 per gelas. Sedangkan untuk mi ronggengnya seharga Rp8.000 per porsi, jenglot Rp10 ribu per porsi, dan roti bakar mohawk dari harga Rp7.000 hingga Rp10 ribu. (uky)
(ftr)