Nyaman Tempatnya, Nikmat Steaknya
SINDO
Senin, 16 Juli 2012
09:35 wib
(Foto:gogirlmagz)
ADA lagi tempat makan steak yang baru. Dengan pilihan aneka menu steak dan sausnya yang spesial, menjadikan Mel’s Meat Factory populer di kalangan kawula muda.
Tempat nongkrong baru bertambah satu di selatan Jakarta. Tepatnya di Griya Astika,Jalan Lamandau IV Nomor 18,Kebayoran Baru. Lokasi ini memang gudangnya makanan, plus tempat nongkronganak muda. Karenanya, meski baru beroperasi pada bulan Maret lalu, Mel’s Meat Factory sudah populer di kalangan kawula muda, termasuk orang dewasa.
Tempatnya amat kasual, dengan kursi dan meja makan terbuat dari kayu persis seperti di warung. Beberapa poster pop art tampak menghiasi dinding. Sengaja didesain seperti ini agar tamu bisa merasakan santai dan nyaman dalam suasana yang jauh dari kesan formal. Apa yang membuat Mel’s Meat Factory berbeda dengan restoran steak lainnya? Menurut Restu Hari Nurcahyo selaku manajer restoran, lantaran resep saus steak-nya yang sudah terkenal.
”Sausnya buatan Mama Mel dan sudah jadi signature Mel’s sauce. Rasanya manis seperti saus teriyakidan ada jamur enoki,” kata Restu berpromosi. Ketika ditanya apa saja komposisi bahannya,ia sendiri mengaku tidak tahu karena merupakan resep rahasia sang empunya. Di samping saus ini, ada pula saus creamy mushroom. Restoran berkapasitas 76 kursi ini menjadikan short ribs sebagai sajian andalan. Daging iga seberat 200 gram yang sudah dimarinasi semalaman disajikan dengan saus pilihan. Mel’s mix and match lamb chop dan short ribs, juga best seller di sini. Jadi, dalam satu porsi ada bagian lamb chop dan iga sapi yang disajikan dengan dua macam saus.
Untuk menghilangkan bau prengus kambing, pilih saus mint potato. Rasa sausnya semriwing dengan aromanya yang khas,langsung saja melunturkan aroma daging kambingnya. Sementara, untuk iga daging sapinya, pasnya menyiramkannya dengan saus barbeque. Untuk side dish, boleh pilih kentang goreng atau kentang tumbuk. Nah, untuk sayurannya ada dua pilihan, mau pilih macam coleslaw yakni sayuran segar dengan mayones di atasnya, atau sayuran yang di-saute seperti yang biasa disajikan untuk menu steak. Wagyu juga bisa dinikmati di sini—grade 4-5. Ada wagyu sirloin, wagyu rib eye, dan wagyu tenderloin.
Daging yang disajikan kurang lebih seberat 190 gram. Namanya wagyu memang agak mahal, namun harga yang dipatok untuk menu wagyu ini cukup bersahabat. Mel’s juga menyediakan menu-menu yang ramah dengan kantong, di bawah Rp 35.000. Beef patty dengan saus jamur, kentang goreng dan sayuran, serta Mel’s wagyu donburi yang disajikan dengan saus spesial, irisan daging wagyu, dan nasi, adalah menu hemat yang ditawarkan.
”Nasi goreng wagyu, chicken steak dengan saus barbeque juga bisa dinikmati dengan harga di bawah Rp 35.000,” kata Restu. Kenyang bersantap steak, coba pilihan dessert-nya. Brownies, es krim, rainbow cake, dan nutela panakota di antaranya. Untuk penghilang dahaga, pengujung bisa memesan Mel’s peach tea dengan buah leci,namun rasa tehnya sendiri peach. Makanan dihargai Rp 25.000-Rp 145.000 dan minuman sekitar Rp 9.000- Rp 17.000. Mel’s Meat Factory buka mulai pukul 10.00 sampai 22.00. Untuk ke depan, restoran ini berencana menyediakan menu brunch (ftr)