Getting Time...
OKEFOOD | MakanYuk

Buka Puasa, Makan Kolak Buah Saja

Johan Sompotan - Okezone
Sabtu, 28 Juli 2012 16:37 wib
detail berita
(Foto:Blogspot)
SELAMA berpuasa, otomatis tubuh menyesuaikan diri karena menahan lapar dan haus selama sekira 12 jam. Mau tak mau kita harus pintar memiliki makanan untuk berbuka puasa. Salah satu yang disarankan adalah kolak buah.
 
"Bila selama ini buka puasa makan kolak, ada baiknya diganti dengan kolak buah," ujar Chef Juna, salah seorang juri MasterChef Indonesia Season 2, kepada Okezone ketika ditemui di Studio 4 RCTI, Jakarta, baru-baru ini.
 
Pemilik nama asli Juna Rorimpandey ini mengatakan bahwa kolak dan buah dibutuhkan selama bulan puasa. Dia menyebutkan, keduanya mempunyai fungsi berbeda.
 
"Kolak kan punya rasa manis sehingga secara medis dibutuhkan untuk mengganti tenaga dan kalori. Sementara, buah memberikan kadar serat dan mineral buat tubuh. Kalau disatukan, keduanya menjadi sesuatu yang bermanfaat," tambahnya.
 
Untuk pemakaian buah-buahan yang akan diolah menjadi kolak, dia menyarankan yang bertekstur padat. Jadi, bukan buah yang mengandung banyak air, seperti semangka.
 
Dia menegaskan, pemakaian buah pada kolak buah semestinya tidak menghilangkan rasa asli menu ini. Terlebih, katanya, citarasa kolak buah hanya berasal dari santan dan gula merah.
 
"Pepaya muda bisa dipakai, rasanya juga tidak terlalu tajam karena hanya ada gula merah. Ini lebih pada permainan tekstur," tutupnya. (ftr)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Berita Terkait : Ramadan

Facebook Comment List

 
 
BACA JUGA »

Celebrity

Tak Jadi Anggota DPR Lagi, Inggrid Kansil Ingin Berbisnis
Inggrid Kansil tak berharap banyak jika dirinya mampu lolos menjadi Wakil Rakyat. Dia pun mencoba mengikhlaskan, karena kerja untuk masyarakat tak mesti berada di DPR.

Travel

Festival Air Kamboja Tak Jera Merenggut Nyawa
Festival Air ini kerap kali digelar setiap tahun di Kamboja. Perayaannya merupakan tanda berakhirnya musim hujan. Berlangsung selama tiga hari, festival ini merupakan salah satu atraksi wisata populer di Kamboja.