Getting Time...
OKEFOOD | Kue

Cake Pisang

Johan Sompotan - Okezone
Selasa, 11 September 2012 14:38 wib
detail berita
(Foto:Repro)
SELAIN enak dibuat gorengan atau kolak, pisang juga sedap untuk olahan kue. Pemakaian air jeruk nipis akan membuat aroma cake pisang semakin menggoda selera. Ditambah buah stroberi, cake inipun siap disantap anggota keluarga.
 
Bahan-bahan:
250 gr margarin atau mentega
100 gr gula pasir
100 gr gula palem
8 kuning telur
250 tepung terigu protein sedang, misal segitiga, ayak
1 sdt baking powder
1/2 sdt soda kue
1 sdm bumbu spekuk
100 ml susu cair
5 buah pisang ambon, haluskan
1 sdm air jeruk nipis
8 putih telur, kocok kaku
 
Hiasan:
Gula bubuk dan buah stroberi segar
 
Cara membuat:
1. Panaskan oven dengan suhu 180 derajat Celsius, siapkan loyang bentuk cincin ukuran 22 cm, olesi dengan margarin dan taburi dengan sedikit tepung terigu, sisihkan.
2. Haluskan pisang ambon, tambahkan air jeruk nipis, aduk rata agar tidak cepat berubah warna.
3. Kocok mentega atau margarin, bersama gula palem dan gula pasir hingga mengembang dan lembut. Masukkan kuning telur satu persatu sambil terus dikocok hingga mengembang.
4. Masukkan tepung terigu, baking powder, soda kue, dan bumbu spekuk, aduk rata. Tambahkan pisang yang telah dihaluskan, masukkan putih telur yang telah dikocok kaku, aduk rata dan tuangkan ke dalam loyang.
5. Panggang selama 45 menit hingga matang, angkat.
6. Taburi dengan gula bubuk dan hias dengan buah stroberi segar, potong menurut selera.
7. Sajikan sebagai teman minum teh atau kopi.
 
Resep disarikan dari buku 100 Resep Praktis Makanan Populer untuk Jualan karya Sisca Soewitomo (ftr)

Berita Terkait : Kue

Beri komentar

 
 
BACA JUGA »

Lifestyle

Begini Saja Wanita Langsung Orgasme
Mendapatkan orgasme Miss V sesungguhnya bukanlah mimpi. Hal ini bisa dilakukan selama Anda menerapkan beberapa trik berikut ini.

Travel

Kapel di Vatikan Surga Kawanan Pencopet
Kapel Sistina di Vatikan adalah salah satu bangunan dengan arsitektur terbaik di dunia, menjadikannya destinasi wisata yang populer. Sayangnya, popularitas ini juga dibarengi dengan semakin ramainya copet di kawasan kapel.