Fakta Penting tentang Hidangan Laut
SINDO
Jum'at, 14 September 2012
09:15 wib
(Foto:Corbis)
LOBSTER, ikan hiu, dan kerapu membutuhkan waktu bertahuntahun untuk tumbuh dan menjadi dewasa.
Lobster dan kerapu pada umumnya ditangkap dengan cara menyemprotkan racun. Racun tersebut juga membunuh terumbu karang dan satwa laut lainnya.
Hanya sedikit lobster yang mampu bertahan hidup dan menjadi dewasa di alam. Sementara, untuk saat ini masih sedikit teknologi yang mampu mengembangbiakkan lobster secara budi daya.
Sirip ikan hiu diambil dari ikan hiu yang sering kali tertangkap dalam jaring atau rawai (longline). Terkadang lumba-lumba, penyu, burung, dan satwa laut lainnya turut menjadi korban. Daging ikan hiu sering kali dibuang setelah siripnya dipotong.
Juvenil ikan hiu semakin jarang ditemukan karena adanya penangkapan ikan hiu dewasa secara besar-besaran (penangkapan yang berlebihan atau over-fishing) sehingga tidak mampu memperbaiki populasinya.
Udang ditangkap dengan menggunakan jaring pukat yang merusak ekosistem dasar laut di dekatnya, dan membawa tangkapansampingan (by-catch) antara lain penyu dan mamalia laut.
Banyak juvenil udang yang tertangkap oleh nelayan sehingga populasi udang semakin menurun akibat kurangnya regenerasi.
Udang juga diternakkan dalam tambak yang dibangun dengan menebang hutan bakau (mangrove) serta menggunakan bahan kimia yang buangannya dapat merusak ekosistem sekitarnya. Tanpa pohon bakau, garis pantai akan terkena erosi dan tempat perkembangbiakan alami ikan akan hilang.
Hanya sedikit juvenil kerapu yang mampu bertahan hidup dan menjadi dewasa di alam akibat banyaknya predator, termasuk manusia. Bahkan, untuk jenis kerapu bebek, pengambilannya telah dilakukan sejak ukuran jari (fingerling) untuk ikan hias.
Ikan karang seperti kakap, kerapu, baronang, ekor kuning, kambing-kambing, dan butana sering kali ditangkap dengan bahan peledak. Ledakan tersebut menghancurkan karang sampai puluhan tahun ke depan, dan kadang kala terumbu karang tidak mampu pulih.
Ikan laut dalam, seperti tenggiri, tuna dan bobara/kue dapat dijadikan makanan yang lezat dan mudah diolah. (ftr)