Getting Time...
OKEFOOD | Warung Tenda

Sarapan Pagi di Kedai Kopi Legendaris

Randy Wirayudha - Okezone
Kamis, 20 September 2012 15:28 wib
detail berita
Sajian sarapan pagi di Kopi Kimteng, Pekanbaru (Foto: Randi/Okezone)
PEKANBARU – Bagi para pekerja pers atau anggota kontingen baik atlet maupun ofisial, sarapan pagi dirasa perlu untuk meningkatkan mood guna beraktivitas apapun itu perihal PON kali ini. Tapi di mana sebenarnya tempat sarapan yang paling cocok atau setidaknya paling populer di kota Pekanbaru?

Menilik info yang didapat dari mulut ke mulut, maka kedai kopi Kimteng adalah tempatnya untuk urusan perut di pagi hari. Kedai yang berada di bilangan Jl. Senapelan, Pekanbaru itu ternyata venue sarapan pagi yang paling kesohor di Pekanbaru. Kedai legendaris ini biasa menyajikan tamunya dengan cita rasa yang mungkin takkan bisa didapat di tempat lain.

Untuk selama PON XVIII kali ini, Okezone yang coba merapat ke tempat itu sempat kesulitan mencari meja yang kosong untuk sekedar duduk dan menatap daftar menu yang disediakan. Jikapun mendapat tempat, tentu harus berbagi dengan tamu-tamu lainnya dalam satu meja.

Hal itu sudah biasa dan bahkan anda bisa menemukan teman baru sembari menikmati kopi asal Bukittinggi plus roti bakar sarikaya ‘home made’ yang merupakan menu andalan dan paling laris dipesan para tamu.

“Kalau mau sarapan yang paling nikmat, ya di sini tempatnya. Biasanya memang ramai, tapi karena sedang ada PON, tempat ini ya jadi padat begini,” papar Djaka Anugerah Soeherman, kawan reporter yang juga warga Pekanbaru.

Kopi yang tersedia di Kimteng merupakan olahan sendiri dan takkan meninggalkan ampas kopi jika diseduh dan diminum. Rotinya pun meski dibakar kering, tak tampak hangus. Dua bilah roti yang dibelah, menampakkan sarikaya buatan sendiri dan rasanya tentu lain dari selai sarikaya yang biasa dijual di toko-toko swalayan.

Di kedai ini, tak hanya terdapat kopi dan roti bakar khasnya, tapi juga berbagai menu lain yang dijual para pedagang lain. Para pedagang dan pemilik Kimteng ini memanfaatkan simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan. Pemilik mendapat uang sewa dari para penjual itu dan para pedagang itu pun mendapat untung dari keramaian Kimteng.

Jadi, banyak menu yang bisa ditawarkan di sini, antara lain, yong tahu, tomyam ikan, bihun seafood, martabak sarden, dll. Mengenai sejarahnya, Kedai ini sudah dirintis sejak tahun 1956 oleh Tang Kimteng, salah satu anggota pejuang dalam kesatuan Resimen IV Riau, keturunan Tionghoa.

Awalnya, kedai ini bertempat di Jl. Muhammad Yamin di kawasan Pasar Bawah dan biasa ‘ditongkrongi’ mara mafia pelabuhan di zaman itu. Sejak tahun 2000 lalu, kedai ini memakain nama Kimteng dan sudah diwariskan kepada cucunya, Mulyadi Tenggana.

Saat ini, Kimteng tak hanya terdapat di Jl. Senapelan saja, tapi juga membuka beberapa anak cabang, seperti di Mal SKA, Mal Senapelan, Mal Ciputra dan Pustaka Soeman HS. Jika saat ini anda masih berada di Pekanbaru, tak ada salahnya menjajal sarapan pagi anda di kedai nan legendaris ini. (ftr)

Berita Terkait : Kopi

Beri komentar

 
 
BACA JUGA »

Lifestyle

Duh, Jennifer Lopez Pamer Belahan Payudara
Penyanyi seksi Jennifer Lopez kembali memamerkan keseksiannya. Dalam balutan gaun karya Zuhair Murad, Jennifer Lopez mempertontonkan belahan payudaranya.

Celebrity

Diolok-olok karena Rp40 Jt, Citra Venna Melinda Tercoreng
Venna Melinda menyayangkan sikap publik yang mengolok-olok dirinya di media sosial, karena dia meminta uang Rp40 juta sebagai syarat rujuk kepada Ivan Fadillah.

Travel

Mabuk Berat, Turis Norwegia Terlelap di Conveyor Belt
Mabuk memang bisa membuat seseorang melakukan hal yang tak terduga. Terlalu banyak menenggak minuman keras membuat seorang wisatawan tak dapat mengontrol diri saat sedang di bandara.