Getting Time...
OKEFOOD | MakanYuk

Wawancara Eksklusif Ronald Prasanto

Amankah Hidangan Gastronomi Molekuler?

Dewi Yanti - Okezone
Rabu, 13 Februari 2013 13:15 wib
detail berita
Ronald Prasanto (Foto:Feri/Okezone)
BANYAK di antara kita khawatir dengan keamanan hidangan yang disajikan dengan teknik gastronomi molekuler lantaran menggunakan pendekatan perhitungan kimia-fisika. Ronald Prasanto memastikannya tidak demikian.

Salah satu chef di Indonesia yang mendalami gastronomi molekuler, Ronald Prasanto, justru mengatakan bahwa teknik tersebut justru aman. Teknik perhitungan kimia-fisika sebenarnya memastikan takaran kandungan kimia bahan makanan dengan tepat.

“Unsur kimia digunakan untuk memastikan segala sesuatunya tepat, lebih aman, karena lebih presisi,” kata Ronald saat berkunjung ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, baru-baru ini.

Dia menjelaskan, semua makanan yang kita konsumsi pada dasarnya mengandung unsur kimia. Hanya saja, karena namanya lebih umum, jadi kita tidak khawatir. Air putih, misalnya, memiliki unsur kimia dengan rumus H2O (hidrogen oksida).

Kekhawatiran masyarakat terhadap molekuler gastronomi lantaran beberapa zat kimia yang digunakan untuk menyajikan makanan, seperti nitrogen cair, sering disamakan dengan nitrogen untuk pengisian ban kendaraan. “Wah, liquid nitrogen kan buat yang belakang mobil dan isi ban. Iya, itukan NO2, tapi yang saya pakai N2, itu rumus kimianya beda. Rumus kimia beda, maka reaksinya beda,” tegasnya.

Karena setiap makanan memiliki unsur kimia dan tubuh manusia memiliki batas maksimal menerima asupun kimia tertentu, alhasil setiap makanan yang dikonsumsi tidak boleh berlebihan, termasuk vitamin yang dinilai memberi manfaat kesehatan bagi tubuh.

Meski menu yang dibuat Ronald diakui lezat oleh para penikmatnya, dia tidak serta merta membolehkan mereka menyantanya dalam porsi besar. Misalnya, untuk hidangan berbahan kopi, telah ada takaran khusus berapa gram kafein yang terkandung per sajian.

“Kalau orang bilang, ‘Enak nih menunya, saya mau makan sampai 20,’ saya bilang enggak boleh. Karena kandungan kafein maksimal manusia itu 200 mg, sama dengan satu butir obat diet atau setara 4 cangkir kopi, kalau Japanesse green tea hanya 1 cangkir, karena kafeinnya sangat tinggi” jelasnya.

Dan, yang terpenting, Ronald menyarankan untuk tidak mencampur apapun dengan makanan atau minuman lain jika Anda tidak tahu efek dari reaksi kimia yang bisa muncul. Jamu sekalipun, menurutnya, adalah ekstrak sehingga sepatutnya tidak sembarangan mencampur dengan minuman lain.

“Jangan sekali-sekali dicampur dengan minuman apapun selain air putih. Kalau kamu tidak mengerti reaksinya, minumlah air putih,” tutupnya.
(ftr)

Beri komentar

 
 
BACA JUGA »

Lifestyle

Pacar Christiano Ronaldo Pamer Belahan Payudara & Celana Dalam
Semua kepala sudah pasti akan menoleh ke arah Irina Shayk ketika berjalan di karpet merah Festival Film Cannes. Bagaimana tidak, kekasih pesepakbola Christiano Ronaldo tersebut memakai pakaian yang nyaris memperlihatkan seluruh tubuhnya.

Celebrity

Artika Sari Devi Melahirkan Bayi Perempuan Lagi
Kabar bahagia datang dari pasangan Baim "The Dance Company", dan Artika Sari Devi. Artika melahirkan putri keduanya secara normal hari ini, pukul 14.48 WIB, di Rumah Sakit Premiere Bintaro.

Travel

"Jangan Silau dengan Wisman!"
Pelaku industri pariwisata Indonesia cukup gencar dalam mempromosikan potensi pariwisata Indonesia agar semakin dilirik wisatawan mancanegara (wisman). Padahal, sebenarnya tak hanya wisman, wisatawan lokal juga tak boleh diabaikan.