Getting Time...
OKEFOOD | Kue

Cenil

Dewi Yanti - Okezone
Jum'at, 29 Maret 2013 07:07 wib
detail berita
(Foto:Repro)
NIKMATI momen liburan Anda dengan jajanan pasar berwarna-warni ini. Anak-anak pasti suka dengan teksturnya yang kenyal dan terasa manis.

Bahan:
300 gr tepung kanji
1/2 sdt garam halus
1/2 sdt pewarna hijau (pasta pandan)
1/2 sdt pewarna merah
Air secukupnya

Taburan:
200 gr kelapa tua, kupas, parut memanjang
1/4 sdr garam halus
60 gr gula pasir

Cara membuat:

1. Taburan: campur kelapa parut dengan garam, aduk rata. Kukus 10 menit. Angkat, dinginkan.
2. Cenil: campur tepung kanji dengan garam, aduk rata. Tuang air sedikit deni sedkit sambil diuleni hingga terbentuk adonan yang bisa dipulung.
3. Bulatkan adonan, rebus dalam air mendidih selama 4 menit atau hingga permukaan adonan terselimuti lapisan bening, tetapi masih mentah bagian tengahnya. Angkat dan tiriskan.
4. Uleni kembali hingga adonan kalis. Bagi adonan menjadi dua, tambahkan masing-masing pewarna hijau dan merah. Aduk rata.
5. Ambil sejumput adonan, bentuk bola kecil. Lakukan terus hingga adonan habis. Rebus adonan di dalam air mendidih hingga matang dan terapung. Angkat dan tiriskan. Taburi cenil dengan kelapa parut dan gula pasir.

Resep disarikan dari buku Panduan Menu Sebulan Praktis & Lezat karya T.S. Dharmaputra dkk (ftr)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Berita Terkait : Kue

Facebook Comment List

FAVORIT CELEB

 
 
BACA JUGA »

Lifestyle

Jangan Biarkan Kulit Dehidrasi Selama Puasa
Kekurangan air dan nutrisi bisa menjadi salah satu penyebab kulit kering dan kusam selama sedang menjalankan ibadah puasa. Untuk itu, kulit tetap harus mendapat perhatian.

Celebrity

Dihujat di Instagram, Marshanda Beri Alasan Buka Hijab
Marshanda (Chacha) telah memutuskan membuka hijabnya. Aksinya itu langsung menghebohkan masyarakat Instagram. Mereka menyesalkan dan menanyakan keputusan Chacha membuka hijabnya.

Travel

Proses Mumifikasi oleh Suku Angga
Selama berabad-abad, suku Angga yang ada di Papua Nugini telah berlatih teknik mumifikasi yang cukup unik. Setelah merokok, mumi tidak dimakamkan di kuburan atau makam, melainkan ditempatkan di tebing curam.